POJOKSATU.id - Klasemen medali Asian Games 2026 terbaru pada Selasa (22/9) malam kembali mengalami perkembangan setelah kontingen Indonesia menambah satu medali perunggu dari cabang olahraga karate.
Tambahan medali tersebut datang melalui Cok Istri Agung Sanistyarani yang meraih perunggu nomor kumite putri -55 kilogram.
Cok Istri memastikan medali setelah mengalahkan wakil Singapura, Hafezan Marissa, dengan skor 7-3 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga di Toyohashi, Jepang, Selasa (22/9).
Hasil tersebut membuat koleksi medali Indonesia secara hasil pertandingan bertambah menjadi delapan medali, dengan rincian satu perak dan tujuh perunggu.
Baca Juga: Polri Ungkap Identitas Dua Korban KM Virgo Ditemukan Terdampar di Pesisir Seruyan Kalteng
Sebelumnya, Indonesia telah mengoleksi tujuh medali yang terdiri dari satu perak dan enam perunggu.
Tambahan Cok Istri menjadi medali kedelapan sekaligus perunggu ketujuh bagi kontingen Merah Putih di Aichi-Nagoya 2026.
Indonesia Masih Tanpa Medali Emas
Hingga Selasa malam, Indonesia memang belum berhasil membuka keran medali emas di Asian Games 2026.
Namun, kontingen Merah Putih telah mengumpulkan medali dari sejumlah cabang olahraga, mulai dari teqball, soft tennis, karate, wushu, hingga mixed martial arts atau MMA.
Baca Juga: Pantas Jakarta Hujan Deras, BMKG dan Pemprov DKI Resmi Gelar Rekayasa Cuaca di Bulan September!
Satu-satunya medali perak Indonesia sejauh ini dipersembahkan Sumaya dari nomor tunggal putri teqball.
Sementara itu, tujuh medali perunggu berasal dari beberapa nomor berbeda.
Rinciannya adalah:
- Sumaya – perak, teqball tunggal putri.
- Yoga Ardika Putra – perunggu, teqball tunggal putra.
- Tim soft tennis putra – perunggu.
- Leica Al Humaira Lubis – perunggu, karate kumite putri +68 kg.
- Seraf Naro Siregar – perunggu, wushu changquan putra.
- Eugenia Diva Widodo – perunggu, wushu changquan putri.
- Vallensia Fahira Hotmauli – perunggu, MMA modern putri -54 kg.
- Cok Istri Agung Sanistyarani – perunggu, karate kumite putri -55 kg.
Cok Istri Tambah Perunggu dari Karate
Cok Istri Agung Sanistyarani menjadi atlet Indonesia terbaru yang berhasil naik podium.
Dalam perebutan medali perunggu, Cok Istri tampil melawan Hafezan Marissa dari Singapura. Karateka Indonesia tersebut menang dengan skor 7-3.
Perjalanan Cok Istri menuju podium tidak mudah.
Baca Juga: Logo HUT ke-81 TNI 2026, Backdrop dan Tema, Ini Link Unduh Resmi untuk Digunakan Masyarakat
Ia sebelumnya melewati babak 16 besar dengan kemenangan 6-1 atas Alisha.
Pada babak berikutnya, ia kembali menang atas Hong Kio Lei dari Makau dengan skor 8-5.
Namun, langkah Cok Istri ke final terhenti setelah kalah dari Fatemehzahra Saeidabadi dengan skor 0-8 pada semifinal.
Kekalahan tersebut membuat Cok Istri harus bertanding dalam perebutan tempat ketiga.
Kesempatan itu berhasil dimanfaatkan dengan baik hingga akhirnya ia mengamankan medali perunggu.
Dengan tambahan tersebut, karate Indonesia kini telah menyumbangkan dua medali untuk kontingen Merah Putih di Asian Games 2026.
Baca Juga: BAZNAS Buka Bantuan Renovasi Pesantren Rp25 Juta, Cek Syarat, Prioritas dan Cara Daftarnya
Posisi Indonesia di Klasemen Medali
Dalam klasemen berdasarkan jumlah emas, perak, dan perunggu, Indonesia berada di peringkat ke-20.
Pembaruan klasemen yang tersedia sebelum perunggu Cok Istri mencatat Indonesia berada di posisi ke-13 dengan satu perak dan enam perunggu.
Indonesia berada tepat di bawah India dan di atas Irak.
Setelah tambahan satu perunggu Cok Istri, posisi Indonesia malah semakin terpuruk karena kontingen negara lain menambah medali lebih banyak.
Dengan tujuh perunggu, Indonesia masih berada di bawah negara-negara yang telah mengoleksi setidaknya satu emas atau memiliki jumlah perak lebih banyak.
China Masih Memimpin Klasemen
Sementara itu, China masih berada di puncak klasemen medali Asian Games 2026.
Berdasarkan pembaruan klasemen yang tersedia, China mengoleksi 31 emas, 13 perak, dan 8 perunggu atau total 52 medali.
Jepang sebagai tuan rumah berada di posisi kedua dengan 11 emas, 15 perak, dan 19 perunggu.
Kazakhstan naik ke urutan ketiga menggusur Korea Selatan, dengan raihan 6 medali emas, 4 perak dan 17 perunggu.
Adapun Korea turun ke posisi 4 dengan 6 emas, 1 perak dan 5 perunggu.
Thailand menjadi negara ASEAN dengan peringkat teraik sejauh ini, menempati posisi ke-5 dengan 4 emas, 1 perak dan 1 perunggu.
Perolehan Medali Indonesia Terus Bertambah
Asian Games 2026 masih berlangsung sehingga klasemen dapat berubah sewaktu-waktu.
Tambahan medali dari Cok Istri menjadi salah satu perkembangan penting bagi kontingen Indonesia pada hari keempat kompetisi.
Selain medali yang sudah resmi diraih, Indonesia juga masih memiliki peluang menambah koleksi dari berbagai cabang olahraga.
Salah satu perkembangan penting datang dari tim bulu tangkis putri Indonesia.
Tim putri Merah Putih berhasil menembus semifinal setelah mengalahkan Chinese Taipei dengan skor 3-1 pada babak perempat final, Selasa (22/9).
Hasil tersebut memastikan Indonesia mendapatkan setidaknya satu medali dari nomor beregu putri karena semifinalis berhak mendapatkan medali.
Namun, medali tersebut belum dihitung sebagai tambahan dalam perolehan medali resmi sebelum pertandingan perebutan podium selesai.
Artinya, peluang penambahan koleksi medali Indonesia masih terbuka dari cabang bulu tangkis.
Delapan Medali Jadi Modal Indonesia
Dengan delapan medali yang telah diraih berdasarkan hasil pertandingan hingga Selasa (22/9), Indonesia masih terus berupaya mendapatkan emas pertamanya di Asian Games Aichi-Nagoya.
Satu medali perak dan tujuh perunggu tersebut datang dari lima cabang olahraga.
Teqball menjadi cabang yang memberikan medali perak sekaligus salah satu perunggu.
Soft tennis menyumbang satu perunggu dari nomor beregu putra, sedangkan wushu menghasilkan dua perunggu.
Karate juga kini telah memberikan dua perunggu setelah Cok Istri menyusul Leica Al Humaira Lubis.
MMA turut menyumbangkan satu perunggu melalui Vallensia Fahira Hotmauli.
Catatan resmi Olympic Council of Asia juga mengonfirmasi medali perunggu Eugenia Diva Widodo di nomor women's changquan.
Eugenia meraih skor 9,706, hanya terpaut sangat tipis dari peraih emas Hong Kong, Lydia Sham Hui Yu, yang mencatat 9,713.
Sebelumnya, Seraf Naro Siregar juga memastikan perunggu untuk Indonesia pada nomor men's changquan.
Ia mencatat skor 9,720, sama dengan peraih perak, tetapi kalah dalam tingkat kesulitan rangkaian gerakan.
Klasemen Masih Bisa Berubah
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih berlangsung hingga 4 Oktober 2026.
Karena itu, posisi Indonesia dan negara-negara lain masih sangat mungkin berubah seiring semakin banyak nomor pertandingan yang memasuki fase perebutan medali.
Penyelenggara Aichi-Nagoya 2026 menyediakan pembaruan hasil pertandingan dan tabel medali secara langsung melalui kanal resmi Asian Games.
Untuk Indonesia, perhatian berikutnya tertuju pada sejumlah cabang yang masih menjalani pertandingan dan fase gugur.
Keberhasilan tim bulu tangkis putri menembus semifinal menjadi salah satu perkembangan terbaru yang berpotensi menambah jumlah medali Merah Putih.
Dengan demikian, klasemen medali Asian Games 2026 terbaru Selasa (22/9) malam mencatat Indonesia telah mengoleksi delapan medali berdasarkan hasil pertandingan, terdiri dari satu perak dan tujuh perunggu.
Indonesia masih belum mendapatkan emas, sementara China tetap memimpin klasemen dengan 31 emas.
Persaingan masih panjang dan koleksi medali kontingen Merah Putih masih berpeluang bertambah dari berbagai cabang olahraga yang tersisa.***

