POJOKSATU.id - Piala Dunia 2026 bukan hanya soal siapa yang akan mengangkat trofi juara. Di balik persaingan antarnegara, ada satu penghargaan individu yang selalu mencuri perhatian publik: Golden Boot (sepatu emas) atau top skor turnamen.

Sejak pertama kali diberikan, penghargaan ini selalu menjadi milik para penyerang terbaik dunia.

Nama-nama besar seperti Eusebio, Gary Lineker, Ronaldo Nazario, Miroslav Klose hingga Kylian Mbappe pernah mencatatkan namanya dalam sejarah.

Menariknya, belum pernah ada satu pemain pun yang berhasil memenangkan Golden Boot lebih dari satu kali.

Baca Juga: Prediksi Ilmuwan: Argentina dan Prancis Bukan Favorit Utama Juara Piala Dunia 2026

Namun rekor itu berpotensi pecah di Piala Dunia 2026.

Sejumlah bintang dunia datang ke Amerika Utara dengan peluang besar untuk menorehkan sejarah baru.

Dari Kylian Mbappe hingga Harry Kane, berikut para kandidat terkuat yang diprediksi akan bersaing menjadi top skor turnamen terbesar di dunia tersebut.

Mbappe dan Kane Masih Jadi Favorit Utama

Jika berbicara soal kandidat Golden Boot, nama Kylian Mbappe hampir selalu berada di urutan teratas.

Baca Juga: Sejarah Baru Piala Dunia 2026: Meksiko, Kanada, dan AS Gelar Upacara Pembukaan Sendiri

Penyerang Timnas Prancis itu datang ke Piala Dunia 2026 dengan status peraih Golden Boot edisi 2022 setelah mencetak delapan gol di Qatar.

Pemain Real Madrid tersebut juga tengah berada dalam performa impresif.

Sepanjang musim 2025/2026, Mbappe mengoleksi 42 gol dari 44 pertandingan bersama klubnya.

Ketajamannya membuat Prancis kembali dijagokan melangkah jauh di turnamen kali ini.

Selain itu, Mbappe memiliki motivasi tambahan.

Jika mampu mencetak lima gol lagi di Piala Dunia 2026, ia akan melampaui rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Tak kalah berbahaya adalah Harry Kane.

Baca Juga: Pemerintah Temukan Banyak Penerima PKH Tak Lagi Layak, Data Bansos Kini Dikunci Lewat DTSEN

Kapten Inggris tersebut tampil luar biasa bersama Bayern Munchen dengan torehan 61 gol dari 51 pertandingan musim ini.

Kane bukan sosok asing dalam perburuan Sepatu Emas Piala Dunia.

Ia pernah menjadi top skor Piala Dunia 2018 di Rusia dan juga meraih penghargaan serupa di Euro 2024.

Dengan Inggris yang diprediksi menjadi salah satu kandidat juara, peluang Kane menambah koleksi gol internasionalnya terbuka sangat lebar.

Saat ini ia telah mengoleksi 78 gol dari 112 pertandingan bersama The Three Lions.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Berpeluang Terima Gaji Ke-13, Pemda Mulai Buka Suara

Messi, Ronaldo dan Generasi Baru Pemburu Gol

Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi panggung terakhir bagi dua ikon terbesar sepak bola modern: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Messi yang kini berusia 38 tahun masih menunjukkan kualitasnya bersama Argentina.

Meski tidak lagi bermain di Eropa, bintang Inter Miami itu tetap produktif dengan 13 gol dari 16 pertandingan musim ini.

Satu-satunya penghargaan besar yang belum pernah diraih Messi adalah Golden Boot Piala Dunia.

Pada edisi 2022 ia hanya kalah satu gol dari Mbappe setelah mencetak tujuh gol sepanjang turnamen.

Di sisi lain, Cristiano Ronaldo juga belum habis. Meski telah memasuki usia 41 tahun, megabintang Portugal itu masih rutin mencetak gol bersama Al Nassr.

Musim ini ia mengoleksi 30 gol dari 37 pertandingan dan tetap menjadi mesin gol utama negaranya.

Namun tantangan terbesar bagi keduanya bukan hanya usia. Mereka harus bersaing dengan generasi baru yang sedang memasuki masa emas karier.

Erling Haaland menjadi salah satu nama yang paling diperhitungkan.

Striker Norwegia tersebut akhirnya akan tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya setelah negaranya berhasil lolos ke putaran final.

Catatan 55 gol dari 49 laga internasional menunjukkan betapa mematikannya Haaland di depan gawang.

Jika Norwegia mampu melaju jauh, peluangnya menjadi top skor sangat terbuka.

Brasil juga memiliki harapan besar pada Vinicius Junior.

Meski statistiknya di tim nasional belum terlalu mencolok, pemain Real Madrid itu terus berkembang menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di dunia.

Kuda Hitam yang Bisa Membuat Kejutan

Selain nama-nama besar, beberapa pemain juga berpotensi mencuri perhatian dan mengganggu dominasi para favorit.

Salah satunya adalah Julian Alvarez, striker Timnas Argentina yang musim depan dikabarkan akan bermain untuk Barcelona.

Striker Atletico Madrid itu tampil konsisten bersama Argentina dan memiliki kemampuan mencetak gol di pertandingan besar.

Pada Piala Dunia 2022, Alvarez sukses mengoleksi empat gol dan menjadi tandem ideal bagi Messi.

Prancis bahkan memiliki kandidat lain selain Mbappe, yakni Ousmane Dembele.

Peraih Ballon d'Or 2025 itu sedang berada dalam performa terbaiknya setelah menjalani musim gemilang bersama Paris Saint-Germain.

Dari Spanyol, nama Mikel Oyarzabal layak diperhatikan.

Penyerang Real Sociedad tersebut mencetak enam gol selama kualifikasi dan diprediksi menjadi ujung tombak utama tim yang saat ini dijagokan sebagai kandidat juara dunia.

Sementara itu, Viktor Gyokeres dari Swedia, Luis Diaz dari Kolombia, Cody Gakpo dari Belanda, Kai Havertz dari Jerman, hingga Ismaila Sarr dari Senegal masuk kategori kuda hitam yang berpotensi membuat kejutan.

Keunggulan mereka adalah minim sorotan dibanding Mbappe atau Kane.

Namun sejarah Piala Dunia berulang kali menunjukkan bahwa penghargaan Golden Boot tidak selalu jatuh ke tangan pemain yang paling diunggulkan sejak awal.

Dengan format baru yang menghadirkan 48 tim dan total 104 pertandingan, kesempatan mencetak gol di Piala Dunia 2026 menjadi lebih besar dibanding edisi sebelumnya.

Meski Kylian Mbappe dan Harry Kane masih dianggap sebagai favorit utama, persaingan menuju Golden Boot dipastikan akan berlangsung ketat.

Messi ingin menutup kariernya dengan sempurna, Ronaldo masih lapar mencetak sejarah, sementara Haaland dan generasi baru siap mengambil alih panggung.

Pada akhirnya, siapa yang akan menjadi raja gol Piala Dunia 2026 baru akan terjawab pada malam final nanti.

Namun satu hal yang pasti, para penikmat sepak bola akan disuguhi pertarungan para predator terbaik dunia selama satu bulan penuh.***