POJOKSATU.id – Asian Games ke-20 resmi dibuka di Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang, Sabtu (19/09/2026), dengan semangat persahabatan.
Upacara pembukaan tersebut membawa pesan persatuan kawasan melalui olahraga, sekaligus mempertemukan atlet dan ofisial dari 45 negara Asia.
Presiden Komite Penyelenggara Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya, Ohmura Hideaki, menilai momentum ini memperkuat solidaritas kawasan.
Menurut Ohmura, pesta olahraga terbesar Asia bukan sekadar arena kompetisi, melainkan pertemuan masyarakat dalam suasana saling menghormati.
Baca Juga: Persija Jakarta Bungkam Java United, Tempel MU di Puncak Klasemen
“Di bawah cita-cita luhur Olympic Council of Asia untuk mempromosikan persahabatan dan perdamaian internasional,” kata Ohmura.
Ia menyampaikan sambutan tersebut ketika para atlet dan ofisial berkumpul dalam pembukaan Asian Games ke-20.
Ohmura juga mengapresiasi Olympic Council of Asia, Komite Olimpiade Jepang, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan.
Olahraga Menjadi Jembatan Persahabatan Asia
Ohmura menegaskan bahwa kekuatan olahraga dapat menyatukan masyarakat Asia yang memiliki latar belakang berbeda.
Baca Juga: Pocari Sweat Run 2026 Bikin Bandung Ramai, Ribuan Pelari Ramaikan Jalanan Sejak Subuh
Menurutnya, pertandingan menjadi ruang pertemuan yang menghadirkan semangat solidaritas sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat.
“Olahraga dapat menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat Asia sekaligus membangun simbol solidaritas dan perdamaian,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi salah satu warna utama pembukaan Asian Games di Aichi-Nagoya yang berlangsung meriah.
Ajang tersebut memiliki sejarah panjang sejak pertama kali diselenggarakan di India pada 1951 atas gagasan Jawaharlal Nehru.
Setelah melewati lebih dari tujuh dekade, Asian Games kini memasuki penyelenggaraan ke-20 dengan melibatkan 45 negara.
Perjalanan panjang tersebut menunjukkan bagaimana olahraga berkembang menjadi ruang perjumpaan penting bagi masyarakat Asia.
Aichi-Nagoya Tawarkan Lebih dari Pertandingan
Selain menyaksikan pertandingan, peserta Asian Games diajak mengenal kekayaan budaya dan kehidupan masyarakat Aichi-Nagoya.
Ohmura menyebut Nagoya Castle, situs bersejarah, kekayaan alam, kuliner fermentasi, serta budaya tradisional sebagai daya tarik.
Ia berharap para atlet mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus menghadirkan inspirasi bagi generasi muda Asia.
“Saya sungguh berharap Asian Games ini akan dikenang oleh banyak orang,” ujar Ohmura.
Ia berharap ajang tersebut dikenang sebagai simbol persahabatan dan perdamaian yang indah bagi seluruh masyarakat Asia.
Defile Kontingen Indonesia
Sang Merah Putih ikut berkibar di panggung 20th Asian Games Aichi–Nagoya 2026.
Kontingen Indonesia mengikuti Defile Kontingen dalam Opening Ceremony, membawa semangat, kebanggaan, dan harapan seluruh Indonesia ke tengah perhelatan olahraga terbesar di Asia.
Dipimpin oleh Daniel Hutapea (Karate) dan Dewa Ayu Made Sriartha K.D (Basketball) sebagai Flag Bearers, para atlet dan ofisial Indonesia melangkah bersama membawa nama Merah Putih di Aichi–Nagoya.
Ini bukan sekadar sebuah defile. Ini adalah awal dari perjalanan panjang Tim Indonesia di panggung Asia.***

