POJOKSATU.id — Real Madrid pulang dari Reale Arena dengan kemenangan tipis 2-1 atas Real Sociedad, namun laga itu penuh kontroversi karena kartu merah Dean Huijsen.
Madrid unggul lebih dulu lewat Kylian Mbappe setelah gol Arda Guler dianulir, lalu Huijsen diganjar kartu merah menit ke-30 meski Militao terlihat masih bisa menutup ruang.
Meski bermain sepuluh orang lebih dari sejam, Los Blancos menunjukkan mental juara, dengan gol Guler sebelum jeda menjadi penentu kemenangan meski Sociedad sempat membalas penalti.
Baca Juga: Top 5 Mobil Listrik BEV Terlaris di Indonesia, Mana Favorit Kamu? Cek dan Bandingkan Speknya
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, terang-terangan tidak sepakat dengan keputusan wasit Jesus Gil Manzano, menyebut pelanggaran Huijsen seharusnya cukup dihukum kartu kuning saja.
“Menurut saya itu seharusnya kuning. Militao sudah dekat, bola tidak dalam kontrol penuh, setelah melihat tayangan ulang, saya tetap tidak berubah,” tegas Alonso.
Keputusan tersebut menurut Alonso jelas mengubah jalannya pertandingan. Madrid harus bermain dengan sepuluh orang selama 60 menit penuh, membuat laga berjalan semakin berat dan sulit.
Baca Juga: IWAPI Karawang: Perempuan Punya Peran Strategis dalam Pembangunan
Meski begitu, ia memuji semangat tim. “Kami berkorban, berusaha keras. Menang di Anoeta selalu sulit, hari ini bahkan jauh lebih sulit,” ujarnya.
Alonso juga menyinggung VAR yang tidak turun tangan. Menurutnya, VAR seharusnya hanya ikut campur jika ada kesalahan jelas, bukan sekadar interpretasi biasa.
Meski demikian, ia mengakui kartu merah sangat berpengaruh. Madrid mencetak gol, lalu lebih banyak bertahan di babak kedua, bahkan sempat tertekan setelah Sociedad dapat penalti.
Baca Juga: PLN Pulihkan Listrik Pascabencana, Aktivitas Warga Bali Kembali Normal
Soal kondisi Huijsen, Alonso mengatakan pemainnya lega karena tim menang, meski marah dengan keputusan. Menurutnya, pelanggaran bisa dihindari dan gestur Huijsen seharusnya lebih baik.
Selain fokus pada insiden itu, Alonso memuji peran skuad pelapis seperti Raul Asencio, David Alaba, dan Fran Garcia yang menjaga intensitas permainan tetap tinggi.
“Semua sudah berkontribusi, semua siap. Kita memasuki periode padat. Membuat semua merasa penting itu esensial,” jelas Alonso yang ingin rotasi berjalan lancar.
Baca Juga: Dandim 0604: Sinergi TNI dan Rakyat Jadi Fondasi Kemajuan Karawang
Ia bahkan berdiskusi langsung dengan wasit usai laga. “Dia memberi interpretasi soal kartu merah. Saya tidak sepenuhnya yakin. Kita lihat apakah nanti meyakinkan,” pungkasnya.***

