POJOKSATU.id - Bagaimana jika tiba-tiba ada sumber air yang keluarkan cairan mirip minyak bahan bakar di tengah pemukiman penduduk?
Kejadian semacam ini ternyata terjadi di Desa Dak Jaya, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar).
Masyarakat di sana kaget dengan penemuan sumur yang menghasilkan minyak mirip pertalite.
Alhasil, penduduk segera berkerumun dan mengambil minyak mirip pertalite tersebut.
Orang-orang yang penasaran segera melakukan berbagai uji coba, termasuk mencoba membakarnya dan menggunakannya untuk menghidupkan mesin motor.
Baca Juga: Catat! Ini Cara Mengurus Izin Penggunaan Air Tanah dari Sumur, Lengkap dengan Syaratnya
Dilansir dari Kompas.com pada Rabu, 22 November 2023, Kapolsek Binjai Hulu, IPTU Uray Zul Idhar, menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, teridentifikasi dua mata air yang mengeluarkan cairan serupa minyak mirip pertalite ini.
"Namun, asal usul sumbernya belum dapat kami simpulkan. Masih merupakan fokus penyelidikan kami," kata Uray kepada para wartawan.
Uray menjelaskan bahwa pihak kepolisian berencana untuk berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Sintang dan Pertamina guna mengambil langkah-langkah penanganan yang tepat.
"Ia pemilik sumur menegaskan bahwa minyak tersebut tidak berasal dari tumpahan minyak di tempat usaha mereka," tambah Uray.
Baca Juga: Duh, Pakai Air Sumur Sekarang Harus Izin Kementerian ESDM
Pada saat yang sama, Iswati Wahyuningsih, pemilik sumur, menjelaskan bahwa sumur tersebut terletak di belakang kios minyak dan telah digali sejak tahun 1998.
Namun, ia menyatakan bahwa pencemaran mulai terjadi sekitar 5 bulan yang lalu.
"Ibaratnya tadi, warga sudah mencoba membakarnya, dan api langsung menyala.
Bahkan, barang-barang yang disiram dengan minyak dari sumur itu habis terbakar," ujar Iswati.
Baca Juga: Perbedaan BBM Pertamax dan Pertalite yang Wajib Diketahui Untuk Kendaraan Anda
Saat ini, penduduk secara massal mendatangi sumur tersebut untuk mengambil minyak dan menggunakannya untuk mengisi bahan bakar sepeda motor.
Setelah diisi, sepeda motor tersebut dapat beroperasi.
"Meskipun sumur ini sudah digunakan lebih dari 20 tahun, baru sekarang muncul minyak dengan aroma seperti pertalite. Itulah sebabnya banyak warga yang datang ke rumah saya," tambah Iswati.***
