POJOKSATU.ID - Eh, siapa sangka kawasan Manggarai yang selama ini identik dengan stasiun super sibuk bakal naik level?

Yup, Manggarai kini disiapkan jadi kawasan hunian modern yang terintegrasi langsung dengan transportasi publik. Wah, menarik banget!

Rencana ini bukan sekadar wacana.

Pemerintah bersama pengembang tengah menyiapkan proyek hunian vertikal di atas lahan sekitar 2,2 hektar.

Baca Juga: Heboh Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Disidang di Auditorium, Satu per Satu Minta Maaf di Depan Publik

Nggak tanggung-tanggung, bakal dibangun 8 tower dengan total sekitar 2.200 unit hunian.

Targetnya? Rampung pada 2027.

Kebayang nggak sih, tinggal di pusat mobilitas terbesar di Jakarta?

Tinggal turun lift, langsung nyambung ke kereta. Duh, praktis banget!

Baca Juga: Waduh! Harga Avtur Naik hingga 70 Persen, Ini Biang Keroknya

Konsep yang diusung adalah hunian berbasis transit atau transit oriented development (TOD).

Artinya, kawasan ini dirancang agar penghuni bisa dengan mudah mengakses berbagai moda transportasi umum tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.

“Ini jadi solusi untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat urban,” ujar salah satu pihak terkait dalam pengembangan proyek ini.

Manggarai sendiri memang punya posisi strategis.

Stasiun Manggarai saat ini sudah menjadi simpul utama transportasi kereta, baik KRL, kereta bandara, hingga kereta jarak jauh.

Jadi, pengembangan hunian di kawasan ini dinilai sangat potensial.

Eh tapi, bukan cuma soal lokasi. Fasilitas di dalam kawasan juga bakal diperhatikan.

Mulai dari area komersial, ruang terbuka, hingga fasilitas umum lainnya akan melengkapi hunian ini.

Baca Juga: Usai Konflik dengan Iran, Donald Trump Isyaratkan Kuba Jadi Target Berikutnya, Havana Langsung Siap Melawan

Jadi, konsepnya benar-benar seperti “kota dalam kota”.

Namun di balik itu semua, ada juga tantangan yang perlu diperhatikan.

Salah satunya adalah kepadatan kawasan.

Dengan tambahan ribuan unit hunian, perlu perencanaan matang agar tidak menimbulkan masalah baru.

Baca Juga: Waduh! Tak Bisa WFH Terus, Pemerintah Diminta Gaspol Benahi Transportasi Umum

Selain itu, harga hunian juga jadi perhatian.

Apakah proyek ini bisa dijangkau masyarakat menengah, atau justru hanya untuk segmen tertentu? Nah, ini yang masih jadi tanda tanya.

Di sisi lain, banyak yang menyambut positif proyek ini.

Soalnya, kebutuhan hunian di Jakarta memang masih tinggi, terutama yang dekat dengan akses transportasi.

“Hunian dekat transportasi itu sekarang jadi incaran. Orang ingin hidup lebih efisien,” kata seorang pengamat properti.

Dan memang benar sih.

Di tengah kemacetan Jakarta yang nggak ada habisnya, tinggal di kawasan terintegrasi transportasi bisa jadi solusi yang sangat menggiurkan.

Jadi ya, Manggarai bukan lagi sekadar tempat transit.

Ke depan, kawasan ini bisa jadi salah satu pusat hunian modern yang mengubah wajah kota.

Wah, kalau semua berjalan sesuai rencana, 2027 nanti Manggarai bakal jadi kawasan super sibuk sekaligus nyaman untuk ditinggali. Siap-siap berubah total, nih!***