POJOKSATU.ID - Eh, siapa nih yang masih mikir motor listrik itu murah?

Eits, jangan salah! Faktanya, harga motor listrik di Indonesia sekarang sudah ada yang tembus puluhan juta rupiah.

Bahkan, beberapa model bisa bersaing dengan motor bensin kelas menengah ke atas. Waduh, kok bisa?

Kalau dilihat sekilas, motor listrik memang terlihat simpel.

Baca Juga: Astaga! Perpanjangan Jalur KRL Jadi 8 Lintasan, Operasional Terganggu 3 Bulan

Tanpa mesin konvensional, tanpa knalpot, dan katanya lebih hemat.

Tapi ternyata, di balik desain minimalis itu, ada teknologi yang tidak murah, lho.

Salah satu faktor utama yang bikin harga motor listrik mahal adalah baterai.

Yup, komponen ini jadi ‘jantung’ dari kendaraan listrik. Harga baterai sendiri bisa menyumbang hingga 30–50 persen dari total harga motor.

Baca Juga: Rincian Lengkap UKT Undip 2026, Semua Fakultas, Prodi, hingga D4 Dibuka Terang, Calon Mahasiswa Wajib Tahu

Nah lho, pantas saja harganya jadi melonjak.

Belum lagi teknologi pendukung lainnya, seperti sistem kontrol elektronik, motor penggerak, hingga fitur pintar yang mulai disematkan di beberapa tipe.

Ada yang sudah pakai aplikasi, sistem anti-theft, sampai konektivitas digital.

Ya ampun, canggih juga ya.

Di Indonesia sendiri, harga motor listrik saat ini bervariasi.

Ada yang mulai dari belasan juta, tapi tidak sedikit juga yang dibanderol di atas Rp30 juta.

Bahkan, untuk merek tertentu dengan spesifikasi tinggi, harganya bisa mendekati Rp40 juta.

Hmm, sudah mirip motor sport entry-level nih.

Baca Juga: Ikut Retreat di Magelang, Ketua DPRD Karawang Siap Jadi Garda Depan Dukung Program Prabowo

Tapi, tunggu dulu. Meski harga awalnya terbilang tinggi, banyak yang bilang kalau motor listrik lebih hemat dalam jangka panjang.

Biaya ‘isi bahan bakar’ listrik jauh lebih murah dibanding bensin.

Selain itu, perawatan juga cenderung lebih simpel karena komponennya tidak sebanyak motor konvensional.

Pemerintah juga sebenarnya sudah memberikan berbagai insentif untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik.

Baca Juga: Bacok Mahasiswa, Begal di Karawang Tertangkap Warga dan Nyaris Tewas Diamuk Massa

Mulai dari subsidi pembelian hingga keringanan pajak.

Nah, ini bisa sedikit membantu menekan harga yang harus dibayar konsumen.

Namun, tetap saja, bagi sebagian masyarakat, harga motor listrik masih dianggap cukup mahal.

Apalagi jika dibandingkan dengan motor bensin yang lebih terjangkau dan sudah punya jaringan servis luas.

Ya, wajar sih kalau masih banyak yang mikir dua kali.

Di sisi lain, tren kendaraan ramah lingkungan terus meningkat.

Kesadaran masyarakat terhadap isu polusi dan efisiensi energi juga makin tinggi.

Jadi, meskipun mahal, motor listrik tetap punya pasar yang berkembang.

Oh iya, sebelum memutuskan beli, ada baiknya kamu mempertimbangkan kebutuhan harian.

Baca Juga: Biaya Penerbangan Haji Naik Drastis, Menhaj Ajukan Tambahan Rp1,7 Triliun di Tengah Tekanan Harga Avtur

Kalau jarak tempuh tidak terlalu jauh dan ada akses pengisian listrik yang mudah, motor listrik bisa jadi pilihan menarik.

Jadi, mahal atau tidaknya motor listrik sebenarnya tergantung sudut pandang.

Kalau dilihat dari harga awal, memang bikin kaget.

Tapi kalau dihitung jangka panjang, bisa jadi justru lebih hemat.

Hmm, kamu tim motor listrik atau masih setia sama bensin nih?***