POJOKSATU.id - Viral di media sosial seorang pengemudi ojek online (ojol) menganiaya pemuda di Makasar, Sulawesi Selatan.

Penganiayaan terjadi lantaran seorang pemuda memesan ojek online kepada pengemudi ojol untuk melakukan oral 'batang' atau seks sesama jenis.

Dalam rekaman yang beredar, pengemudi ojol sedang melakukan penganiayan terhadap seorang pemuda yang merupakan pelanggannya, berinisial AN, di sebuah kamar.

Pelaku yang merupakan pengemudi ojek online dengan mengunakana jaket berwarna kuning tengah menyiapakn hpnya untuk merekam, selang berapa lama pelaku langsung memukul korban yang sudah ada dikasur kamarnya.

Baca Juga: Viral Driver Ojol Pukul Pelanggan Pria yang Ajak Hubungan Sesama Jenis

Pengemudi ojol pun langsung menindih dan memukul korban dengan kata makian kepada korban.

"Janganko main main sama driver online, janganko main main," kata pengemudi ojek online sambil memukul korban.

Korban AN pun berteriak meminta pertolongan kepada warga.

Merasa kesal dipermainkan saat mencari nafkah dan diperlakukan pecelahan sseksual secara verbal oleh penumpang, pelaku yang emosi pun langsung memukul pelanggan.

Didalam aplikasi pemesanan, pelaku pun memperlihatkan chat pelecehan dan membagikannya di media sosial.

Bhabinkamtibmas Polsek Tamalanrea, Aipda Muhammad Ikbal mengatakan, kedua belah pihak sepakat untuk damai di saat itu juga. "Iya, ini sudah saya damaikan kemari saat itu juga.

Baca Juga: Berkat Aksi Kajol Ganjar, Komunitas Ojol Air Mancur Kini Punya Basecamp Lebih Layak

Saya ke sana, saya tidak mengetahui itu masalah pemukulan. Saya kira itu salah paham biasa," ungkap Ikbal dikonfirmasi, Jumat (27/10/2023) malam. Kata Ikbal, ojol tersebut marah lantaran dipermainkan oleh AN dengan kata-kata yang tidak pantas.

"Keterangan di lokasi itu, dia (ojol) bilang ini (AN) memesan orderan lantas mengeluarkan kata-kata seperti ini (ajakan hubungan sejien untuk meminta oral seks).

Jadi pelaku emosi dan ke sini mencari korban ," Kata Ikbal, dirinya juga sudah mengimbau agar AN melaporkan peristiwa penganiayaan itu ke polisi, namun korban menolak dan memilih tidak memperpanjang permasalahan yang terjadi.

Baca Juga: Kajol Ganjar Sukses Bedah Puluhan Basecamp Ojol di Tujuh Provinsi

"Makanya saya tanya korban, seandainya saya tau kejadian seperti itu, saya bawa ke polsek semua. Kebetulan korban juga bilang sampai di sini saja pak, karena malu juga sama keluarga, sama teman," jelas Ikbal.

Ikbal mengungkapkan bahwa, AN bukan hanya kali pertama memesan ojol lalu diajak berhubungan badan sesama jenis. "Ini anak sudah lama katanya begini (kerap memesan ojol), saya tanya berapa kali, dia (AN) bilang sudah empat kali. Kebetulan ada juga ojol yang pernah dipesan begitu," ungkapnya.

Hingga kini kasus tersebut berlangsung secara damai dan tidak memperpanjang kasusnya.***