POJOKSATU.id - Sejumlah remaja Gen Z tampak sedang melakukan aktivitas berkebun saat malam hari, mereka terlihat segar bugar tanpa ada tanda-tanda mengantuk.
Para Gen Z ini bukan sedang kerja lembur, tapi memang aktivitasnya baru dilakukan saat orang lain tertidur pulas.
Remaja dari kalangan Gen Z tersebut mengaku tidak berkebun saat siang hari karena cuaca panas membuat malas.
Mereka memutuskan beraktivitas di malam hari seperti makhluk nokturnal yang takut dengan sinar matahari.
Tampak para remaja nokturnal ini cukup nyaman dengan cara berkebun seperti itu, selain tidak panas, suasananya juga sepi dan menenangkan.
Perawatan kebun di malam hari memang bisa memaksimalkan hasilnya karena tanaman menyerap nutrisi saaat malam.
Baca Juga: 5 Negara Ini Dihuni Pejabat yang Terlihat Miskin, Tapi Sukses Bikin Rakyat Sejahtera
Pemupukan bisa dilakukan saat malam dan paginya nutrisi itu digunakan untuk proses fotosintesis.
Namun, berkebun di malam hari memiliki kekurangan, seperti pandangan mata manusia yang terbatas.
Kondisi tanaman sayuran yang mereka tanam, tidak bisa dilihat secara sempurna karena penerangannya hanya mengandalkan beberapa lampu.
Baca Juga: Ajudan Kapolres Madina Tabrak Siswi Kelas 3 SMA Unggulan Panyabungan Hingga Meninggal
Terlihat bahwa mereka berkebun di area pemukiman warga, sehingga kondisinya tidak terlalu gelap.
Untuk faktor keamanan terlihat sangat aman, berbeda jika dilakukan di lahan yang jauh dari pemukiman.
Ada kemungkinan bertemu hewan nokturnal lain yang berbahaya, dari musang, babi, hingga ular.
Baca Juga: Puan Maharani Sebut Pintu Terbuka Bagi Rakyat, Penampakan Gerbang Gedung DPR Mirip Benteng Takeshi
Terlepas dari cara mereka berkebun saat malam, ada yang menyoroti kebiasaan Gen Z begadang.
Dalam sebuah studi, kebiasaan begadang bagi Gen Z dipengaruhi oleh penggunaan teknologi di era digital yang semakin mudah diakses.
Para remaja memiliki kebiasaan memegang ponsel sebelum tidur, sehingga mereka betah untuk berlama-lama berselancar di jagat maya.
Baca Juga: Semifinal BGCC 2025 di Tangerang: Inovasi Kuliner Nusantara Bawa 3 Chef Muda ke Babak Final
Kebiasaan jadi makhluk nokturnal memiliki dampak buruk bagi kesehatan, ada banyak risiko yang akan dialami.
Seperti menurunkan sistem kekebalan tubuh, konsentrasi berkurang, hingga peningkatan risiko penyakit kronis.
Puncaknya akan mengalami perubahan mood yang drastis sehingga kesulitan mengendalikan emosi.***

