POJOKSATU.id - Sejumlah pemuda terlibat tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dua kelompok remaja ini saling serang dengan menggunakan kayu dan senjata tajam.

Mereka juga saling melempar petasan hingga bom molotov satu sama lain hingga membuat kebisingan.

Akibat tawuran ini, banyak pengguna jalan yang tidak berani melintas dan memilih untuk putar balik.

Pengguna jalan dan warga takut menjadi korban salah sasaran dalam tawuran tersebut.

Diketahui kedua kelompok yang terlibat tawuran merupakan warga Cipinang Jagal dan warga Kebon Singkong.

Baca Juga: Begini Kondisi Banjir di Karawang, 208 Rumah Terendam, 863 Warga Terdampak, Termasuk Balita

Tawuran dua kelompok diketahui kerap terjadi saat menjelang subuh.

"Dari jam setengah empat pagi mulainya," kata Syawal, warga setempat.

Diduga, tawuran ini terjadi akibat kembang api pada lebaran.

"Masalah kembang api dari lama sih. Dari lebaran tahun kapan itu," lanjutnya.

Tawuran antar kelompok ini sudah lama tak mereda, namun akhir-akhir ini kembali memanas.

Menurut warga tidak ada korban dalam tawuran tersebut, namun pertikaian yang sering terjadi membuat warga cemas.

Tawuran antara kedua kelompok tersebut telah empat kali terjadi dalam satu bulan terakhir.

Tawuran baru bubar setelah Polres Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya datang ke lokasi.

Warga pun meminta polisi untuk rutin melakukan patroli guna mencegah aksi tawuran terjadi.***