POJOKSATU.ID - Dua warga Desa Ameroro, Kecamatan Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara (Sultra). Dikabarkan tewas saat memperbaiki jembatan tersebut.

Dua warga bernama Sahar (45) dan Ambo Ala (55) terjatuh ke sungai diakibatkan jali jembatan putus. 

Sebelumnya, kedua korban ini hendak memperbaiki jembatan tersebut bersama beberapa warga antar dusun Desa Ameroro. Tak lama dikerjakan, talinya putus sehingga keduanya terjatuh.

Baca Juga: Polresta Kendari Ringkus Pemuda Pengedar Sabu Disebuah Hotel

Dilansir dari Kendari info.com oleh Pojoksatu.id, pada Selasa (5/12/2023). Kapolres Koltim, AKBP Yudhi Palmi menjelaskan, peristiwa itu terjadi diakibatkan pada tali jembatan yang putus.

Dari keterangannya, ada sekitar 10 orang warga terjatuh, 8 diantaranya mengalami luka-luka cukup berat dan 2 orang meninggal dunia.

"Mereka terjatuh dengan ketinggian sekitar 15 meter, 2 orang ini tertimpa pohon kayu sehingga meninggalkan di tempat," ucapnya.

Baca Juga: Polisi Tangkap Owner Apotek Medikatama di Kendari, Terkait Kasus Penganiayaan

Lanjut Yudhi, 8 orang ini langsung dibawa di puskesmas terdekat guna dilakukan perawatan secara intensif.

Sebagai informasi, jembatan penghubung dusun 5 Lamoare dan dusun 6 Peroa Desa Ameroro dilakukan secara gotong royong sesuai dengan hasil rapat pihak desa.