POJOKSATU.id - Kisah cinta berakhir tragis Shintia Indah Permatasari di Padang menjadi viral setelah gadis 23 tahun itu melakukan bunuh diri.

Shintia Indah Permatasari ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Jalan Veteran Dalam, Purus, Padang Barat, Kota Padang, pada Senin 13 November 2023.

Jenazah Shintia ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca Juga: Pelamar Umum atau P4 PPPK Guru 2023 tak Lulus Passing Grade Bisa Dapat Penempatan? Begini Penjelasannya

Kapolsek Padang Barat, AKP Yudarman Tanjung mengatakan, korban ditemukan tewas tergantung di lantai 2 sebuah penginapan tak jauh dari Universitas Eka Sakti (Unes).

Polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di lokasi dan melakukan olah TKP.

Hasilnya, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Shintia Indah Permatasari itu.

Baca Juga: Usai Video Menghina Polisi dan Aniaya Kekasihnya Viral, Leon Dozan Minta Maaf, Ngakunya Khilaf

Karena itu polisi menduga bahwa Shintia melakukan bunuh diri.

Kisah Shintia Indah Padang itu kemudian viral di media sosial.

Disebutkan bahwa Shintia memutuskan mengakhiri hidup lantaran pernikahannya dengan sang pacar mendadak gagal.

Baca Juga: Tahija Wolbachia

Padahal Shintia dan pacarnya bahkan sudah sempat melakukan foto prewedding.

Tidak hanya itu, Shintia Indah Permatasari juga telah memesan souvenir pernikahan yang rencananya akan digelar pada awal tahun 2024.

Gagalnya pernikahan Shintia Indah Padang itu lantaran permintaan dari keluarga sang pacar yang mendadak.

Keluarga pacar Shintia mendadak meminta uang mahar Rp500 juta.

Sayangnya, uang mahar Rp500 juta itu tidak bisa dipenuhi oleh keluarga Shintia Indah Padang.

Baca Juga: Mainkan Peran Sentral Tingkatkan Literasi Masyarakat Pemerintah Buka Perpustakaan Kabupaten Penajam Paser Utara

Untuk diketahui, pada umumnya, uang mahar pernikahan diberikan pihak laki-laki kepada pihak perempuan.

Akan tetapi di Padang Pariaman, justru uang mahar pernikahan menjadi kewajiban bagi pihak perempuan yang harus dibayarkan kepada pihak laki-laki.

Mahar pernikahan itu disebut 'Japuik' atau uang jemputan, yang berupa uang tunai atau barang berharga lainnya yang bernilai sama.

Baca Juga: Klasemen Terbaru Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia U17, Usai Indonesia Kalah dari Maroko

Dalam pelaksanannya, besaran Japuik ditentukan bersama sesuai dengan kesepakatan antara kedua keluarga yang akan melangsungkan pernikahan.

Dahulu, uang jemputan diberikan kepada orang yang terpandang dalam masyarakat, yaitu bangsawan yang ditandai dengan gelar Bagindo, Sidi, atau Sutan.

Nah, Japuik sendiri bisa berbeda-beda besarannya. Hal itu ditentukan status sosial dari laki-laki yang akan menjadi pengantin.

Baca Juga: Iluni UI Deklarasi Ruang Politik Sehat, Tiga Timses Capres Sepakat Dukung

Alasan Shintia Indah Permatasari bunuh diri diungkap netizen melalui kolom komentar pada unggahan akun TikTok @onlymyself.

"Tiba-tiba tidak disetujui karena keluarga laki-laki itu meminta uang tunai 500 juta, sehingga keluarganya tidak mampu," ungkap akun @Ruqay***, dikutip Pojoksatu.id.

Hal ini tentu saja membuat netizen penasaran dengan sosok pacar Shintia Indah Padang yang gagal menjadi suami.

Nah, informasi sosok pacar Shintia Indah Permatasari ini diungkap akun TikTok @itsnadd dalam unggahan @akupendiam08.

Akun @itsnadd menyebut bahwa sosok pacar Shintia Indah Padang adalah pemilik akun @Hadizk1.

Baca Juga: Kalah 1-3 dari Maroko, Indonesia U17 Belum Pasti Gugur, Begini Kalkulasinya

Sementara sejumlah netizen yang lain mengungkap bahwa pacar Shintia Indah Permatasari adalah seorang anggota Polri.

Bukan kaleng-kaleng, pacar Shintia Indah Permatasari itu adalah lulusan Akpol atau Akademi Kepolisian.

Entah benar atau tidak, akan tetapi netizen melihat hal tersebut dengan mencocokkan foto profil akun Shintia Indah Permatasari dengan akun pacarnya.

Baca Juga: Kuliah di Austria, Program Beasiswa IASP 2024 untuk Dosen Tingkat Doktor, Cek Rinciannya di Sini!

Sementara, akun Instagram @Hadizk1 yang diduga milik pria bernama Muhammad Hadi terlihat dikunci alias private.

Namun pada foto profil menunjukkan Muhammad Hadi yang berseragam bersama seorang perempuan yang mengenakan pakaian kebaya merah delima.***