POJOKSATU.id - Kabar mahasiswi Kedokteran Unair Caroline Angelica bunuh diri membuat teman sekampus tak percaya.
Sebab sosok mahasiswi Kedokteran Unair Caroline Angelica itu dikenal jauh dari kata bunuh diri.
Pasalnya, di kampus, mahasiswi 21 tahun itu selama ini dikenal sebagai sosok yang periang.
Baca Juga: Profil Jose Valencina, Mantan Pemain Timnas Kolombia yang Kini Jadi Striker Baru PSMS Medan
"Dia jarang terlihat murung," ungkap Hani, teman sekampus korban dikutip Pojoksatu.id dari Disway, Senin 6 November 2023.
Kabar ditemukannya Caroline meninggal dunia itu lantas menyebar cepat di kalangan teman dan rekan-rekannya.
Teman korban pun langsung berdatangan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Jatim, di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
Hani juga mengaku sama sekali tidak melihat ada gelagat aneh pada Caroline sebelum kejadian.
Karena itu, kabar meninggalnya pemilik nama lengkap Bernadette Caroline Angelica Harianto cukup mengagetkan.
Hani berujar, kali terakhir dirinya bertemu Caroline adalah saat praktikum di kampus 3 hari sebelumnya.
Baca Juga: Masuk DCT Dapil 8 Cirebon Indramayu, Keponakan Taufiq Kiemas, Timur Optimis Raih Suara Maksimal
Saat itu Hani juga tidak mendapati hal yang mencurigakan dari mahasiswi warga Dhoha, Kota Kediri itu.
"Terakhir kali saya ketemu dia masih ikut praktikum di kampus," tutur dia.
2 Surat Wasiat
Sementara, berdasarkan olah TKP, polisi menemukan ada 2 surat wasiat yang ditemukan di saku celana Caroline Angelica.
Surat mahasiswi Unair Caroline Angelica itu dtuangkan dalam 2 lembar kertas dan ditulis tangan.
Baca Juga: Tak Tahan Disamakan dengan Suneo, Farida Nurhan Jalani Operasi Plastik Hidung
Kedua surat tersebut sama-sama ditulis dengan menggunakan bahasa Inggris.
Surat pertama ditujukan kepada ibu dan adik-adiknya. Sementara surat kedua ditujukan kepada paman serta teman dan sahabatnya.
Pada surat itu Caroline juga mengungkap alasan memilih mengakhiri hidup.
Surat wasiat inilah yang menurut polisi menguatkan dugaan bunuh diri.
Adanya 2 surat wasiat Caroline Angelica itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Waru AKP Ahmad Yani.
"Korban meninggalkan dua lembar surat wasiat berbahasa Inggris. Yang ditujukan kepada pihak keluarga korban," ujar Ahmad Yani.
Baca Juga: Unggahan Istri CEO Grab jadi Malapetaka, Langsung Donasi Rp3,5 Miliar untuk Rakyat Palestina
Caroline sendiri ditemukan tak bernyawa di dalam mobilnya Honda Jazz hitam nopol AG 1484 BY di parkiran apartemen Royal Bisnis, Kecamatan Waru, Sidoarjo.
Mahasiswi Unair tersebut ditemukan di dalam mobil pada Minggu 5 November 2023 sekitar pukul 05.30 WIB.
Baca Juga: Letkol Piper
Saat ditemukan, mahasiswi Unair berusia 21 tahun tersebut dalam kondisi duduk di jok kemudi.
Kepalanya terbungkus plastik yang terhubung dengan selang yang mengarah pada tabung berisi gas helium.
Sementara kaca jendela mobil dalam kondisi tertutup rapat dari dalam.
Meski demikian, polisi belum berani menyimpulkan penyebab kematian mahasiswi kedokteran hewan tersebut lantaran hasil autopsi.***

