POJOKSATU.id - Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara tetangga yang memiliki hubungan yang sangat dekat.
Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan yang berkunjung dari kedua negara, serta banyaknya pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Malaysia.
Untuk mempermudah transaksi antara kedua negara, pemerintah Indonesia dan Malaysia telah bekerja sama untuk mengimplementasikan Local Currency Settlement (LCS).
Baca Juga: Ketua MUI Karawang Ingatkan Soal Pintu Riba Tukar Uang Baru
LCS adalah mekanisme pembayaran bilateral yang memungkinkan penggunaan mata uang lokal untuk transaksi antar negara.
Dalam hal ini, rupiah dapat digunakan sebagai alat pembayaran di Malaysia, dan sebaliknya, ringgit dapat digunakan sebagai alat pembayaran di Indonesia.
Kerja sama LCS ini telah diresmikan pada tahun 2021, dan saat ini masih dalam tahap sosialisasi.
Pemerintah Indonesia dan KJRI Penang Terus Promosikan Penggunaan Rupiah di Malaysia.
Baca Juga: Suzuki Jimny 5 Pintu Siap Mengguncang Pasar Otomotif Indonesia, Harganya Mulai dari 325 Juta Rupiah
Pada tanggal 11 September 2023, KJRI Penang, bekerja sama dengan Kantor Bank Indonesia di Singapura, mengadakan sosialisasi penggunaan rupiah di Malaysia.
Sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah stakeholder, termasuk pelaku usaha, pedagang, dan wisatawan.
Dalam sosialisasi tersebut, Konsul Jenderal RI di Penang, Mr. Dicky Komar, mengatakan bahwa promosi penggunaan rupiah di Malaysia merupakan upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan peran rupiah di kawasan regional.
Ia juga mengatakan bahwa penggunaan rupiah di Malaysia akan memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan konsumen dari kedua negara.
Sejumlah Stakeholder Mendukung Penggunaan Rupiah di Malaysia
Sejumlah stakeholder yang hadir dalam sosialisasi tersebut menyambut baik inisiatif penggunaan rupiah di Malaysia.
Salah satunya adalah Mr. Mary ann, pemilik klinik kesehatan di Penang.
Ia mengatakan bahwa penggunaan rupiah akan memudahkan pasien Indonesia untuk membayar tagihan medis di Penang.
Stakeholder lainnya, Mr. Ali, pemilik agen perjalanan, mengatakan bahwa penggunaan rupiah akan membuat wisatawan Indonesia lebih nyaman untuk berkunjung ke Malaysia.***
