POJOKSATU.Id - Reza Indragiri, seorang psikolog forensik yang telah mencuri perhatian publik dengan pengakuannya dalam kasus kontroversial kopi sianida yang melibatkan Jessica Wongso.

Keberanian Reza Indragiri mengungkapkan bahwa Reza Indragiri telah diberi uang tutup mulut untuk menjaga kesunyian tentang kejanggalan dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.

Atas kematian Mirna Salihin setelah meminum es kopi Vietnam yang dicampur dengan sianida, telah menciptakan gelombang kehebohan.

Baca Juga: Terungkap Kasus Kopi Sianida: Segera Tayang Serial Dokumenter 'Ice Cold: Murder and Jessica Wongso di Netflix

Lahir pada 19 Desember 1974 di Jakarta, Reza Indragiri mengambil pendidikan S1 Psikologi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan melanjutkan studi S2 di Universitas Melbourne, lulus pada tahun 2003.

Reza Indragiri memulai karirnya sebagai pengajar di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan menjadi dosen di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Selain mengajar, Reza Indragiri juga aktif sebagai anggota Pusat Kajian Assessment Pemasyarakatan Poltekip Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Peran Reza Indragiri dalam kasus kopi sianida Jessica Wongso adalah sebagai pengamat, memberikan analisis psikologis terhadap kasus tersebut.

Dalam film dokumenter "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso" karya Netflix, Reza mengungkapkan bahwa Reza Indragiri diberi uang oleh pihak tak dikenal agar Reza diam tentang kejanggalan dalam kasus Mirna.

Baca Juga: Analisa Pakar Psikologi Forensik Tewasnya Brigpol Setyo Herlambang, Ajudan Kok Ikutan Masuk Kamar

Uang tersebut, menurut Reza Indragiri, dimasukkan ke dalam tasnya sebagai bentuk suap.

Meskipun Reza Indragiri tidak memiliki keterlibatan langsung dalam kasus tersebut, pengakuannya tentang upaya membungkam Reza telah menciptakan tanda tanya besar.

Reza Indragiri juga telah mempertanyakan berbagai aspek dalam kasus ini. Salah satunya adalah kehadiran pelaku pembunuhan di lokasi kejadian, yang menurutnya sangat aneh.

Reza Indragiri juga menyoroti fakta bahwa uang suap yang diterimanya telah diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menunjukkan niatnya untuk tetap transparan dan jujur dalam mengungkap kebenaran atas kasus kopi sianida ini.

Pernyataan kontroversial Reza Indragiri tidak hanya mengguncang masyarakat, tetapi juga memunculkan pertanyaan lebih dalam tentang kasus ini.

Publik terus menantikan bagaimana perkembangan lebih lanjut dari kasus kopi sianida Jessica Wongso.

Sambil tetap mempertimbangkan peran Reza Indragiri sebagai saksi yang berani berbicara.***