POJOKSATU.ID - Banjir hebat melanda Subulussalam, Aceh, membuat puluhan ribu warga kehilangan akses pangan dan air bersih.

Menyikapi hal itu, Kemensos bersama Dinas Sosial kota mendirikan empat dapur umum sebagai pusat penyediaan makanan bagi warga terdampak.

Operasional dapur ini sudah dimulai sejak 29 November 2025.

Total bantuan logistik dari Kemensos untuk seluruh Sumatera bagian barat termasuk Aceh telah mencapai Rp 19,09 miliar.

Baca Juga: Subulussalam Terima 2700 Paket Bantuan dari Kemensos, Atasi Krisis Pangan Pasca Banjir

Bantuan tersebut mencakup makanan siap saji, bahan pangan pokok, perlengkapan keluarga, tenda darurat, dan kebutuhan dasar lain untuk penduduk terdampak. 

Di Subulussalam, paket bantuan yang sudah diterima antara lain 2.700 makanan siap saji, 200 paket makanan anak, ditambah distribusi beras 39 ton melalui program CPP untuk 11.276 jiwa.

Dukungan ini sangat krusial mengingat kondisi di sejumlah kecamatan dan desa sulit dijangkau akibat terputusnya akses jalan. 

“Kami salurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat dan terus berkoordinasi agar distribusi berlangsung cepat,” ujar Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). 

Baca Juga: KDM Sewa Susi Air ke Aceh Tamiang, Bawa Bantuan Rp 7 Miliar dan Temukan Saudaranya

Dengan adanya dapur umum dan paket logistik, warga tidak perlu khawatir akan kebutuhan dasar terutama pangan di tengah masa darurat.

Inisiatif ini diharapkan bisa menjadi landasan pemulihan, sekaligus menunjukkan bahwa ketika bencana melanda, solidaritas dan keberpihakan negara hadir di garis depan.***