POJOKSATU.ID - Kabar baik bagi masyarakat yang ingin mudik Lebaran lebih awal.
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PELNI membuka program mudik gratis untuk total 800 orang dengan dua rute pelayaran pada Maret 2026.
Program ini menjadi solusi bagi calon penumpang yang ingin pulang kampung tanpa terbebani biaya tiket kapal.
Program mudik gratis PELNI ini terbagi dalam dua keberangkatan kapal berbeda, masing-masing menyediakan 400 tiket gratis.
Baca Juga: Menurut Ketua Komisi III DPR, Polri Sudah Tegas di Kasus Mantan Kapolres Bima Kota Terlibat Narkoba
Rute pertama menggunakan KM Dorolonda dengan trayek Balikpapan–Surabaya yang dijadwalkan berangkat pada 14 Maret 2026.
Rute kedua menggunakan KM Kelimutu dengan trayek Kumai–Semarang yang akan berlayar pada 15 Maret 2026.
Total kuota yang disediakan sebanyak 800 tiket, dan pendaftaran dilakukan secara digital dengan sejumlah persyaratan ketat untuk memastikan ketepatan sasaran.
Wajib Punya NIK Aktif dan Akun PELNI Mobile
Salah satu syarat utama mengikuti program mudik gratis ini adalah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang aktif.
Baca Juga: Resmi Dikebut! Akses Tol KM 25 Jakarta–Tangerang Diproyeksikan Jadi Gerbang Kawasan Strategis
Bagi calon penumpang dewasa, dokumen yang digunakan adalah KTP elektronik.
Sementara untuk penumpang di bawah usia 17 tahun, wajib menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA).
Selain itu, peserta wajib memiliki akun resmi di aplikasi PELNI Mobile.
Artinya, pendaftaran tidak dapat dilakukan secara manual atau langsung di pelabuhan.
Seluruh proses dilakukan melalui sistem digital untuk memastikan validasi data berjalan optimal.
Ketentuan ini juga bertujuan mencegah praktik percaloan atau penyalahgunaan tiket gratis oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Hanya untuk Anggota Keluarga dalam Satu KK
Syarat penting lainnya adalah pendaftar hanya boleh mendaftarkan anggota keluarga yang tercantum dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Dengan kata lain, tidak diperkenankan mendaftarkan teman, kerabat jauh, atau pihak lain yang tidak terdaftar dalam KK yang sama.
Kebijakan ini dibuat agar program mudik gratis benar-benar dimanfaatkan oleh keluarga yang ingin pulang bersama dan membutuhkan dukungan transportasi laut.
Calon peserta juga harus memastikan seluruh data di KK sesuai dengan data kependudukan yang terdaftar secara nasional.
Jika ditemukan ketidaksesuaian NIK atau data identitas, sistem berpotensi menolak pendaftaran.
Baca Juga: 6 Kepala Dinas Mundur di Era Bobby Nasution, Sinyal Evaluasi Kinerja di Pemprov Sumut?
Rute Strategis, Balikpapan–Surabaya dan Kumai–Semarang
Rute Balikpapan–Surabaya menggunakan KM Dorolonda diprediksi menjadi salah satu yang paling diminati.
Jalur ini menghubungkan Kalimantan Timur dengan Jawa Timur, dua wilayah dengan mobilitas pekerja dan perantau cukup tinggi.
Sementara itu, KM Kelimutu rute Kumai–Semarang juga tak kalah strategis.
Kumai sebagai pintu gerbang Kalimantan Tengah memiliki arus pergerakan warga menuju Jawa Tengah yang cukup signifikan menjelang musim mudik.
Dengan masing-masing kuota 400 tiket, calon peserta diimbau segera memantau informasi resmi agar tidak kehabisan slot.
Antisipasi Lonjakan Penumpang
Program mudik gratis ini diprediksi akan memicu lonjakan minat masyarakat, mengingat biaya transportasi menjelang Lebaran biasanya mengalami kenaikan.
Kehadiran kuota terbatas membuat persaingan pendaftaran kemungkinan berlangsung cepat.
Karena itu, masyarakat disarankan memastikan akun PELNI Mobile telah aktif jauh sebelum jadwal pendaftaran dibuka.
Pastikan pula data identitas seperti NIK, nomor KK, serta dokumen KTP atau KIA sudah sesuai dan terbaca jelas dalam sistem.
Kecepatan dan ketepatan data menjadi kunci utama agar lolos verifikasi.
Dorong Transportasi Laut Lebih Diminati
Selain membantu masyarakat, program ini juga menjadi momentum untuk mendorong minat terhadap transportasi laut sebagai alternatif perjalanan jarak jauh.
Kapal laut dinilai lebih ekonomis untuk perjalanan antarpulau, khususnya bagi keluarga besar.
Dengan fasilitas yang terus ditingkatkan dan sistem digitalisasi layanan seperti PELNI Mobile, pengalaman pengguna diharapkan semakin praktis dan transparan.
Baca Juga: Mau Magang di Kemenkeu? Kenali Dulu Perbedaan Magang Reguler dan Magang Khusus Ini
Program mudik gratis 800 tiket ini sekaligus menunjukkan komitmen PELNI dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat menjelang musim mudik 2026.
Bagi calon penumpang yang memenuhi syarat, segera siapkan dokumen dan pantau pengumuman resmi agar tidak melewatkan kesempatan berlayar gratis menuju kampung halaman.***

