Menakar Pilpres 2019 Ideal: Jokowi-Gatot vs Prabowo-Cak Imin

Pilpres 2019
Pilpres 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pilpres 2019 diyakini kembali menjadi panggung pengulangan rivalitas Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto sebagaimana Pilpres 2014 lalu.


Pertanyannya, siapa sosok cawapres pendamping keduanya nanti? Seperti apakah idealnya pertarungan Pilpres 2019 mendatang?

Jawabannya bisa jadi duet Joko Widodo-Gatot Nurmantyo vs Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar.

Prabowo Ingin Tumbangkan Jokowi? Cawapresnya Harus Mantan Anak Buah SBY


Pengamat politik Said Salahudin mengatakan, peluang Gatot maju sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo bisa sangat terbuka lebar.

Itu terjadi, jika Prabowo Subianto memilih Muhaimin Iskandar sebagai cawapres pilihannya.

Apa pertimbangan dua pasangan tersebut menjadi ideal?

Menurut Said, peluang Gatot terbuka karena memiliki karakter yang dekat dengan Prabowo.

Cawapres Prabowo, Cak Imin itu Lebih Baik Ketimbang Kader PKS

Selain itu, mantan Panglima TNI itu juga dikenal dekat dengan kelompok Islam.

“Kalau Prabowo berpasangan dengan Muhaimin, di sinilah Jokowi mempertimbangkan Gatot. Dia bisa menjadi penyeimbang,” ujar Said kepada JPNN, Jumat (20/4/2018).

Jokowi dan Gatot Nurmantyo
Jokowi dan Gatot Nurmantyo

Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) ini menambahkan, Gatot bisa memecah kecenderungan pemilih yang diperkirakan akan mendukung Prabowo-Muhaimin.

Pernyataan Presiden PKS soal Pertemuan dengan SBY, Gerindra dan Prabowo Pasti Sport Jantung

Pertama, kelompok yang memilih Prabowo karena menyukai figur militer.

Kemudian, pemilih yang kemungkinan memilih Prabowo-Muhaimin karena keyakinan representasi kelompok Islam.

“Jadi intinya, Jokowi butuh figur yang juga dekat dengan kelompok Islam. Karena itu nama Gatot menurut saya sangat berpeluang,” hematnya.