Baliho Ramli Manong Dirusak, Poros Muda RM18: Keep Calm And Carry On

Baliho program Ramli Manong dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab

Aksi tidak terpuji dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dalam masa menjelang Pilkada Sidrap 2018 mendatang. Baliho program Ramli Manong yang dipasang di sejumlah titik tampak rusak dan robek.

Baliho tersebut dipasang oleh relawan RM18. Menyikapi perusakan baliho itu, Jaringan Poros Muda Sidrap mengajak semua elemen untuk melakukan kampanye secara elegan. Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidrap mendatang masih lama hendaknya dijadikan ajang untuk melakukan pemasaran politik secara kreatif dan atraktif, tidak dengan cara-cara yang tak terpuji.

Ketua Jaringan Poros Muda RM18, Herwin Bandung, mengatakan, pihaknya menyesalkan adanya praktik perusakan pada baliho-baliho program yang dipasang tim relawan. Di sejumlah titik, baliho program Ramli Manong yang dipasang relawan RM18 dirusak dan dirobek oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sepanjang perbatasan Sidrap-Parepare sampai Lawawoi.

“Sepertinya memang ada yang sewot terhadap gencarnya baliho program yang ditawarkan bapak Ramli Manong. Tapi kami Jaringan Poros Muda Sidrap santai saja, Keep Calm and Carry On,” ujar Herwin Bandung.


Menurut Herwin, praktik perusakan baliho tersebut mencederai proses kemajuan demokrasi di Sidrap. “Berkampanye itu perlu dilakukan secara kreatif dan atraktif. Masyarakat bisa menilai dan membedakan, mana yang kreatif dan mana yang anarkistis,” ujarnya.

Herwin Bandung menuturkan, masyarakat Sidrap hari ini sudah sangat cerdas untuk membedakan pemimpin yang benar-benar layak diperjuangkan. “Dan bapak Ramli Manong juga mengajak kepada masyarakat Sidrap, mari kita mendoakan oknum-oknum ini semoga diberi rezki yang melimpah dan segera kembali ke jalan yang lurus” kata Herwin Bandung.

Ramli Manong, salah satu bakal calon yang akan maju pada Pilkada Sidrap 2018, dianggap paling mencolok dalam menawarkan konsep pembangunan untuk Sidrap beberapa programnya seperti Sport Center Sidrap, Rest Area, Sub Terminal Agribisnis dan Pusat Ekonomi Danau Sidenreng.

 

(tlk/pojoksatu)