PDI Perjuangan: Kecewa Ada Pikiran Pelemahan KPK

Mendagri Tjahjo Kumolo
Tjahjo Kumolo

Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga kader PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengungkapkan kekecewaannya terhadap pendapat masyarakat bahwa PDIP berusaha melemahkan KPK dengan cara memenjarakan semua pimpinan KPK, mulai Abraham Samad, Bambang Widjojanto, sampai Adnan Pandu Praja.

Menurut dia, PDIP tidak mungkin melemahkan KPK. Sebab, lembaga antirasuah itu dibentuk pada zaman Mega menjabat presiden.

Tjahjo menjelaskan, saat itu dirinya menjabat Ketua Fraksi PDIP. Dia ditugaskan untuk membuat kinerja kepolisian dan kejaksaan semakin profesional. ”Oleh sebab itu, dibentuklah KPK. Jadi, tidak mungkin kami mau melemahkan. Anggapan salah itu,” ujarnya.


Tjahjo menegaskan, sampai saat ini partai berlambang banteng moncong putih tersebut masih concern terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Karena itu, PDIP akan terus mendukung kerja KPK.

Mengenai fakta bahwa pelapor kasus BW adalah Sugianto Sabran, mantan anggota DPR dari PDIP, Tjahjo kembali berkelit. Menurut dia, kasus itu terkait dengan sengketa pilkada, bukan karena Sugianto kader PDIP. ”Jadi, tidak ada hubungannya dengan kader PDIP. Semua orang boleh melaporkan orang lain jika ada bukti. Jangan dikait-kaitkan dengan partai. Urusan hukum ya hukum,” paparnya. (aph/c11/kim)