Suksesi PAN, Amien Rais Condong Zulkilie

11193_9447_JKT-Rakernas-PAN_HAYAT-(1)POJOKSATU- Pembicaraan tentang posisi ketua umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) mulai mengerucut pada isu regenerasi. Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP) PAN Amien Rais terkesan lebih condong menempatkan Ketua MPR Zulkifli Hasan sebagai nakhoda baru partai berlambang matahari itu untuk lima tahun ke depan.

Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi menyatakan, regenerasi kepemimpinan partai menjadi solusi agar ada semangat, spirit, dan antusiasme baru di internal partai. Posisi ketua umum PAN yang saat ini dipegang Hatta Rajasa mungkin akan diganti Zulkifli Hasan dalam kongres PAN yang segera berlangsung.

’’Tawarannya, Pak Zulkifli Hasan menjadi Ketum, sementara Pak Hatta menjadi ketua MPP PAN,’’ kata Viva di sela-sela rapat kerja nasional (rakernas) PAN di kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/1).

Menurut dia, PAN perlu mempertahankan tradisi kepemimpinan satu periode. Hal tersebut sudah dilakukan Amien setelah memimpin pada awal masa berdirinya PAN. ’’Pak Amien dulu dipaksa jadi Ketum. Tapi, beliau menolak. Di samping itu, ini merupakan pelajaran politik moral bangsa,’’ kata Viva.


Tawaran tersebut sudah disampaikan secara langsung. Namun, Viva menyatakan, dirinya belum mengetahui respons Hatta. ’’Pak Hatta tentu punya hak politik. Terserah pada Pak Hatta. Itu kan tawaran yang bagi saya adalah komposisi ideal,’’ ujarnya.

Saat menyampaikan tausiah dalam rakernas PAN, Amien juga menyinggung posisi Hatta dan Zulkifli. Menurut mantan ketua MPR itu, dua figur terbaik PAN tersebut sudah sama-sama mendeklarasikan diri layaknya saudara. ’’Milih dua orang ini agak sulit, terus terang,’’ ujar Amien. (jpnn)