Setahun Jadi Menteri Masih Memble, Copot!

eva_kusuma_sundari_dlmPOJOKSATU- Belum genap dua bulan kabinet terbentuk, sudah ada desakan agar Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle untuk menteri-menteri yang kerjanya memble. Bahkan, desakan reshuffle juga datang dari pentolan PDIP Eva Kusuma Sundari. Reshuffle dipandang penting untuk meningkatkan kinerja kabinet.

Desakan reshuffle pertama kali disuarakan politisi Golkar Misbakhun pekan lalu. Menurutnya, dengan nama Kabinet Kerja, semua menteri harus menunjukkan kerja yang baik. Tapi, banyak menteri malah terlalu banyak melakukan pencitraan. Hasil survei Cyrus Network menunjukkan, hanya empat menteri yang dinilai kerjanya bagus. Karena itu, dia mendorong Jokowi membuka pintu reshuffle.

Pernyataan ini kemudian diamini Eva Kusuma Sundari. Kata Eva, reshuffle penting karena basis pembentukan Kabinet Kerja adalah kerja. Jika ada menteri yang tidak menunjukkan kerja yang baik, harus dievaluasi.

Itu (reshuffle) kan menjadi tuntutan masyarakat. Kan ada semacam protap dari Pak Jokowi, setiap menteri harus melakukan kerja karena akan dievaluasi. Basisnya kerja. Kalau ada evaluasi, konsekuensinya memang rehusffle,” jelas Eva kepada Kantor Berita Politik RMOL malam ini.


Eva menganggap, reshuffle ini adalah hal yang wajar dalam kepresidenan. Pada masa pemerintahan SBY juga ada beberapa kali reshuffle untuk menyegarkan kabinet dan meningkatkan kinerja.

Namun Eva tidak setuju jika reshuffle itu dilakukan buru-buru. Menurutnya, waktu yang cocok untuk melakukan reshuffle adalah setelah satu tahun kabinet tersebut.

Sangat nggak setuju cepat-cepat. Jangan tergesa-gesa dan membuat menterinya tegang. Saya kira tunggu satu tahun dulu. Berilah kesempatan pada menteri untuk menunjukkan kerjanya,” jelas Eva.

Jika saat ini ada menteri yang dimulai memble, kata Eva, cukup diberi peringatan dulu. Ditatar dalam rapat dan diarahkan hal-hal yang harus dikerjakan. Tapi, jangan diumbar, karena menteri tetap tenang,” ucapnya.

Eva menambahkan, para menteri Jokowi juga harus termotivasi untuk kerja lebih baik. Sehingga, janji-janji perubahan dari pemerintahan Jokowi bisa segera tercapai. Memang tidak semuanya harus kenceng seperti Bu Susi (Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan). Tapi, semua menteri harus menunjukkan kerja,” ucapnya. (jpnn)