Dikhianati Golkar, Demokrat Merapat ke KIH

Syarief Hasan (kanan), Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Max Sopacua di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (29/9). (Ricardo/JPNN)
Syarief Hasan (kanan), Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Max Sopacua di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (29/9). (Ricardo/JPNN)
Syarief Hasan (kanan), Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Max Sopacua di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Ricardo/JPNN)

pojoksatu.id- Keputusan Partai Golkar menolak Perpu Pilkada membuat elite Partai Demokrat kecewa. Pasalnya, Golkar pernah membuat perjanjian untuk mendukung Perpu yang diterbitkan Susilo Bambang Yudhoyono. Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan pun menyebut ada kemungkinan bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

“Kan kalau itu untuk kepentingan rakyat, sesuai dengan ekspektasi rakyat, ya kita tentu akan mendukung. Kalau itu memang ada kebersamaan dengan Demokrat,” kata Syarief di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/12).

Namun, sampai saat ini Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono belum memberikan instruksi untuk hijrah ke KIH.

“Pokoknya kami penyeimbang, kami menginginkan bukan oposisi. Oposisi itu kan yang dlakukan pemerintah selalu salah. Selalu berbeda. Kalau kami tidak, kalau sama dengan visi misi Demokrat kita dukung. Tapi, kalau tidak sama ya kita kritisi dan beri masukan,” pungkasnya. (rid)