POJOKSATU.id - Kasus petugas imgrasi Tri Fattah Firdaus (23) jatuh dari lantai 19 apartemen Metro Garden masih menyimpan misteri.

Apalagi, saat itu petugas imigrasi Tri Fattah Firdaus itu berduaan di dalam kamar bareng WN Korea Selatan berinisial KH.

Untuk sementara, korban diduga didorong KH setelah sebelumnya terlibat keributan di dalam kamar.

Baca Juga: Manuver Jokowi Cenderung Otoriter, Gaya Politiknya Dilabeli Orde Baru Gaya Baru oleh Pengamat Ini

Belum diketahui kronologi dan penyebab Tri Fattah Firdaus itu sampai jatuh dari lantai 19 apartemen di Kota Tangerang itu.

Namun yang pasti, sebelum peristiwa itu terjadi, tetangga korban sempat mendengar suara keributan.

Disebutkan bahwa korban yang merupakan petugas Rudenim (rumah detensi imigrasi) itu lebih dulu terlibat keributan dengan WN Korea Selatan berinisial KH.

Baca Juga: Jokowi Pernah Dijelekkan di Muka Umum oleh Megawati, Kini Waktunya Pembalasan

Suara keributan itu pun membuat gaduh dan didengar sejumlah penghuni unit di Apartemen Metro Garden.

Hanya saja tetangga penghuni unit apartemen tersebut tidak mengetahui persis penyebab keributan antara keduanya.

Bahkan keributan itu sampai membuat banyak sekuriti apartemen yang mendatangi lokasi.

Baca Juga: Adian Napitupulu Sindir Jokowi, yang Terkesan Tak Tau Terimakasih : Kalau Perbuatan Baik itu Dibalas Baik

Usai keributan tersebut, para saksi juga mendengar suara kaca pecah.

Disusul suara keras yang diduga korban jatuh ke lantai bawah.

Berdasarkan informasi, WN Korea Selatan berinisal KH itu baru 3 hari menghuni salah satu unit di Apartemen Metro Garden.

Akan tetapi tidak diketahui apakah KH hanya penyewa atau penghuni tetap di apartemen tersebut.

Baca Juga: Hasil 8 Besar French Open 2023: The Daddies Gagal ke Semifinal, Dihadang Pasangan China

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Heryadi menyatakan, korban dan KH terlihat bareng masuk dalam kamar yang sama.

"CCTV kita ada. Dua orang ini masuk ke dalam kamar apartemen yang sama," beber Hengki kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat 27 Oktober 2023.

Setelah hanya berdua di dalam kamar, barulah kemudian terdengar keributan dari dalam kamar tersebut.

Baca Juga: Mantan Hakim MK: Soal Putusan Batas Usia Capres-Cawapres, MK Tidak Punya Dasar yang Cukup Kuat

Hal ini sejalan dengan keterangan sejumlah saksi yang mendengar adanya keributan dan pecahan kaca.

Usai suara keributan tersebut, barulah terdengar suara besar diduga suara korban jatuh dari lantai 19.

"Tidak lama kemudian terjadi suara yang sangat besar," kata dia.

Baca Juga: Trauma Ratusan Petugas Meninggal Pada 2019 Lalu KPU Jabar Perketat Perekrutan KPPS Pemilu 2024

Hengki memastikan, saat kejadian itu, di dalam kamar hanya ada korban dan WN Korea Selatan berinisial KH.

Fakta lain yang didapat polisi adalah bahwa KH diduga sudah cukup lama mengenal korban.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Resmi Pamit dari PDIP, Hasto : Kalau Sudah Pamit Kan Sudah Gamblang

Pasalnya, KH tercatat pernah ditahan di Rumah Detensi Imigrasi Kalideres karena pelanggaran keimigrasian.

Selanjutnya, KH pun dideportasi ke negara asalnya.

"Kemudian kembali ke Jakarta tapi dengan dokumen lengkap," ungkap Hengki.

Baca Juga: Semifinal French Open 2023: Bakri Tantang Penakluk Juara Dunia, Cek H2H Kedua Pasangan di Sini!

Sedangkan Tri Fattah Firdaus diketahui bekerja di tempat KH pernah ditahan.

"Setelah diidentifikasi (korban) merupakan petugas imigrasi Rumah Tahanan Detensi Kalideres Jakarta Barat," bebernya.

Baca Juga: Hasil Perempat Final French Open 2023: Bakri Atasi Duo Denmark, Wakil Indonesia Kedua Lolos Semifinal

Hanya saja Hengki masih belum bisa memastikan hubungan antara korban dengan KH.***