Usut Laka Maut Ragunan, Anggota DPR Minta Polisi Berlaku Adil dan Transparan

Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Kepolisian diminta berlaku adil dan transparan dalam mengusut kecelakaan di Jalan Ragunan Raya, Pasar Minggu, Jaksel, Jumat (25/12) yang mengakibatkan 1 orang tewas.

Desakan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh kepada wartawan, Minggu (27/12).

Kecelakaan ini sendiri melibatkan mobil Kijang Innova yang dikemudikan polisi Aiptu ICH.

Sementara korbannya ada 3 motor dan menelan korban jiwa seorang ibu rumah tangga, Pinkan Lumintang (30).


Baca Juga :

Roy Suryo Ungkap CCTV Laka Maut Ragunan, Polisi Pengendara Innova Harusnya Ikut Tersangka

Kecelakaan terjadi setelah mobil Kijang Innova diserempet oleh mobil Hyundai yang dikemudikan oleh tersangka HRH.

Hingga Kijang Innova ini melompat dan melewati batas jalan dan menabrak 3 motor di arah berlawanan.

Pangeran menilai kasus ini menarik perhatian publik karena turut melibatkan seorang aparat kepolisian, Aiptu ICH.

Sementara pihak yang menyerempat Aiptu ICH, HRH sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Kecelakaan yang asal mula penyerempetan oleh HRH kepada Aiptu ICH tersebut harus diusut secara adil, transparan, dan profesional,” tegas Pangeran.

Politisi PAN ini tidak ingin masyarakat beranggapan ada diskriminasi dalam peristiwa ini. Jangan sampai ada perlakuan khusus kepada Aiptu ICH dan sebatas mengkambinghitamkan tersangka HRH.

Apalagi, HRH mengaku sempat dipukul Aiptu ICH sebelum kejadian itu terjadi.

“Jika memang pengakuan HRH tersebut benar adanya, tentu Aiptu ICH harus mempertanggungjawabkan tindakannya,” katanya.

“Jangan sampai tindakan Aiptu ICH dibiarkan dan seakan-akan kebal secara hukum,” tegasnya.

“Saya mendukung pihak kepolisian untuk dapat mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan dan profesional agar kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian semakin meningkat,” kata Pangeran.

 

(rmol/pojoksatu)