Perut Panas Seperti Terbakar, Dua Pemuda Tewas Tenggak Miras Oplosan

miras oplosan
Miras oplosan dari salah satu gudang yang berhasil dibongkar Satpol PP Kabupaten Bandung, Selasa (10/4/2018)/Foto: Ikhsan.

POJOKSATU.id, SURABAYA- Tragedi minuman keras oplosan kembali memakan korban. Setidaknya 2 warga Surabaya meregang nyawa usai menenggak miras yang dioplos dengan minuman bersoda tersebut.


Mereka adalah Ari Gunawan (18) warga Jalan Bulak Cumpat Timur Gang I Nomor 15 A dan Ahmad Setiawan (35) warga Jalan Jalan Kalilom Gang Melati 1 Nomor 39 B, Surabaya.

Ari diketahui tewas, Rabu (2/1) sekitar pukul 02.00 WIB di RSUD dr. Soetomo. Sedangkan Ahmad, tewas sehari sebelumnya atau Selasa (1/1) pukul 18.00 WIB, di RSUD dr. Soewandhi. Keduanya tewas setelah pesta miras di rumah Achmad.


Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Endri Subandrio mengatakan, masih ada 3 orang rekan korban yang turut bergabung dalam pesta miras yang diadakan Achmad pada malam pergantian tahun kemarin.

Mereka adalah Widodo (35) warga Bulak Cumpet gang 2 Nomor 17 B; Fajar Dwi Prastyo (28) warga Bulak Cumpet gang 2 nomor 7; dan Fajar Rizaldi (18) warga Bulak Cumpet gang V nomor 36. Endri mengatakan telah memeriksa ketiga saksi tersebut.

“Jadi yang minum ada 5 orang. Mereka menghabiskan tiga botol miras oplosan ukuran besar dan mencampurnya pakai Fanta,” kata Endri di Mapolsek Kenjeran, Kamis (3/1) malam.

Endri mengatakan, para korban telah menghabiskan mirasnya tanpa sisa. Akibatnya, kedua korban mengalami gejala sakit perut dan merasa panas, kemudian muntah-muntah. Pihaknya tidak menemukan satupun botol miras yang tertinggal di rumah Achmad

“Keterangan yang kami dapat, kedua korban masih berbau miras saat dievakuasi ke rumah sakit,” kata Endri

Kini, lanjutnya, pihak keluarga telah memakamkan kedua korban. Ari dimakamkan di TPU Bulak. Sedangkan Achmad dimakamkan oleh keluarganya di TPU Benowo.

(jpc/pojoksatu)