Asik Selfi Satu Keluarga Tewas Tenggelam, Ini Kata Kuncen Curug

ilustrasi

POJOKSATU.id, TRENGGALEK- Petaka diawal tahun baru, tiga orang tewas tenggelam di tempat wisata Jurug Gue, di Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Selasa (1/1) sekitar pukul 13.00


Tiga orang tersebut merupakan satu kekuarga. Yakni Joko Susapto, (35) Rinda, (12) dan Faiz (10), mereka adalah warga Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan. Mayat bapak dan dua anak tersebut kini berada di rumah sakit.

Satu keluarga itu terdiri dari Dumarni (34) istri dari Joko Susapto, Rinda, Faiz, serta dua anak kembar masih berusia 1,5 tahun.
Berita Terkait

Sesampai di lokasi, mereka bermain di sekitar tempat wisata yang belum dikelola secara resmi dari pihak terkait.


Joko Susapto pun berfoto-foto di sekitar lokasi. Diduga Joko terpeleset, masuk ke sungai dan tidak bisa berenang. Anak pertama Rinda dan anak kedua Faiz mencoba menolong, namun ikut tewas tenggelam.

Bahkan istri korban dan kedua anak kembarnya hendak menolong dan sudah masuk ke genangan sungai. Beruntung teriak dan minta tolong ke orang di sekitar sehingga bisa selamat dan dibawa ke RSUD Trenggalek.

Kini korban selamat masih menjalani perawatan di rumah sakit milik pemerintah daerah setempat.

Kasubbag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi “Memang ada peristiwa orang tenggelam. Masih melakukan penyelidikan lebih detail,” ungkapnya.

Sejumlah saksi sempat melihat sebelum satu keluarga tewas. Yakni ketika keluarga Joko Susapto, warga Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, menuju ke lokasi wisata Jurug Gue, di Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Selasa (1/1).

Salah satu warga Desa Mlinjon yang ikut mengevakuasi korban, Nursalim mengatakan, Joko bersama empat anaknya, dan seorang istri menuju lokasi dengan mengendarai sepeda motor Honda Astrea Grand nomor polisi (nopol) AG 3325 YH.

Sesampainya dilokasi mereka langsung bermain di area lokasi tersebut.”Jadi saat itu sepeda motor itu dinaiki oleh enam orang,” katanya. namun setelah puas bermain sekitar pukul 13.00, korban Joko terpeleset.

Karena Joko tidak bisa berenang, kedua anaknya yang juga korban, Rinda dan Faiz ingin menolongnya. Tak ayal, karena postur badan tak sesuai, keduanya juga ikut tenggelam. Melihat kondisi tersebut, sang istri serta kedua anaknya yang semuanya masih berumur 1,5 tahun juga ikut menyelam guna menyelamatkan ketiganya.”Ketika menyelam sang ibu berteriak minta tolong, dan kami pun bergegas ke lokasi untuk menolongnya,” tuturnya.

Sayang, saat itu juga warga hanya bisa menyelamatkan sang ibu dan kedua anaknya dalam keadaan selamat. Sedangkan beberapa menit berselang, bapak dan dua anaknya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal.

(jpr/pojoksatu)