Pacar Lari, Bayi Dibuang

213120_414682_ilustrasi__thumb

 

POJOKSATU.id, TASIKMALAYA – Warga Kampung Pagaden, Kawalu, Kota Tasikmalaya, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat bayi, di bibir sungai. Kondisi bayi dibungkus baju dan dimasukan ke dalam kantong plastik dengan tali ari arinya masih menempel, Minggu (22/3/2015) malam.

Tak lama petugas identivikasi dan anggota Unit Reskrim dan Kapolresta Tasikmalaya AKBP Noffan Widyayoko, datang ke lokasi kejadian. Guna kepentingan otopsi, jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki ini dibawa ke kamar mayat rumah sakit dokter Soekardjo Tasikmalaya.


Penemuan mayat bayi ini berawal dari kecurigaan polisi terhadap Rani Ratnasari (19). Ya, ia melahirkan di sebuah kosan di kawasan Condong Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Ketika Rani ditanya polisi, ia mengaku telah melahirkan dan bayinya meninggal dunia. Rani mengaku jenazah bayi dimakamkan di wilayah Gunung Jati dekat Lanud Wiriadinata Cibeureum. Tapi ketika polisi mengeceknya ke lokasi, ternyata tidak ditemukan makam yang dimaksud.

Anggota Unit Reskrim Polsekta Cibeureum kemudian mendesak Rani. Akhirnya keluar pengakuan jika bayi dibuang antara perempatan Cicariang Kawalu-Pagaden. Polisi tidak tinggal diam. Penyisiran pun dilakukan. Akhirnya jenazah bayi ditemukan di sungai.

“Saya malu hamil diluar nikah. Pacar saya tidak mau tanggungjawab. Dia warga Bandung. Dan setelah saya hamil, tidak pernah menampakan hidungnya,” kata Rani.

Kini Rani tidak ditahan polisi. Karena ia masih dirawat usai persalinan yang dilakukannya sendirian. (rmol/kan)