Banjir Rendam Reruntuhan Istana Kaibon

12853_10974_Benteng-kaibon-terendam-ban
BISA RUSAK PENINGGALAN SEJARAH: Anak-anak bermain di genangan air di Istana Kaibon, Kesemen, Serang, Banten, Kamis (12/2).

POJOKSATU – Bukti sejarah peradaban Banten, yakni Istana Kaibon, terendam banjir. Area reruntuhan istana yang berada di Kesemen, Serang, tersebut merupakan tempat tinggal permaisuri Sultan Banten. Lokasi itu tergenang banjir dengan ketinggian 50–70 cm.

Genangan air yang cukup tinggi di lokasi itu pun dimanfaatkan anak-anak untuk berenang. Tanpa mereka sadari bahwa tempat mereka bermain itu adalah salah satu titik pusat Kesultanan Banten tempo dulu.

Ya, di Serang bukan hanya Istana Kaibon yang terendam air. Pihak Provinsi Banten pun ikut bekerja ekstrakeras. ’’Kami sudah siapkan paket obat-obatan bagi korban banjir,’’ kata Kepala Dinkes Banten Sigit Wardojo, Kamis (12/2).

Wakil Ketua PMI Provinsi Banten Hidayat Djauhari menambahkan, pihaknya juga telah membentuk posko penanganan banjir sebagai antisipasi jika daerah di kabupaten/kota membutuhkan bantuan. Posko itu, tambah dia, dijaga dua orang yang bertugas setiap hari. ’’Mereka selalu memonitor dan berkoordinasi dengan PMI kabupaten/kota jika ada permintaan bantuan,’’ jelasnya.


Kepala Bidang Penanggulangan Bencana dan Damkar pada BPBD Kabupaten Serang Imron Ruhyadi membenarkan tentang warganya yang mulai terserang penyakit. Menurut dia, para korban banjir itu mengeluhkan penyakit kulit, gatal-gatal, dan kutu air di sela-sela jemarinya.

’’Ada beberapa yang kena penyakit ringan, misalnya sakit kepala, ISPA, dan gatal-gatal. Itu kejadian sangat wajar. Sebab, dengan kondisi tersebut, daya tahan tubuh akan menurun sehingga mudah terserang penyakit,’’ ujarnya (rus/dwa/igo/JPNN/c4/diq/dep)