Presdir AirAsia Tak Terima Disebut Pilotnya Positif Narkoba

POJOKSATU- Presdir AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko mendadak jumpa pers di Crisis Center di Mapolda Jawa Timur. Dia langsung mengklarifikasi kabar salah satu pilot AirAsia diketahui positif narkoba usai menjalani tes.

“Saya ingin klarifikasi terkait berita di televisi, salah satu pilot kami dalam random tes yang dilakukan kementerian perhubungan. Hasilnya positif dan konsekuensinya nggak boleh terbang,” ujar Sunu Widiyatmoko dalam jumpa pers ini, Kamis (1/1/2014).

Sunu mengakui ada hasil tes tersebut. Tapi, manajemen AirAsia dilakukan tes lanjutan lebih detail dengan kerjasama BNN dan Rumah Sakit Ketergantungan obat.

Kamis pagi ramai diberitakan, salah seorang pilot Indonesia Air Asia berinisial FI dengan momor penerbangan QZ7510 dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, diduga memakai narkoba.


Hal tersebut diketahui setelah Tim Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemeriksaan urine di Bandara Ngira Rai Bali, Kamis (01/01/2015) pagi tadi.

Lebih lanjut kata dia, pemeriksaan tersebut dilakukan sesaat setelah pesawat mendarat Pukul 08.50 WIT. Menurut Hadi, semula pilot tersebut akan kembali terbang ke Jakarta pada pukul 09.20 dengan penerbangan QZ7511.

Sementara Presdir AirAsia mengatakan, pilot yang sudah bekerja di AirAsia selama 9 tahun dan menjadi salah satu pilot senior serta memiliki track record bagus. Namun, dia baru rawat inap karena sakit tipes pada 26-29 Desember. Katanya, sampai saat ini yang bersangkutan masih mengkonsumsi obat jalan. (ps)