Gila, Harga Teh Botol di Monas Rp200 Ribu

Satpol PP

Hati-hati jajan di pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monas. Alih-alih wisata asyik, malah bisa jadi korban pemerasan bermodus jual beli. Misalnya, harga teh botol yang biasanya dijual Rp5 ribu dan paling mahal Rp10 ribu, Anda harus membayar Rp200 ribu.

”Ya, masih banyak PKL nakal yang menjual barang dagangannya dengan harga di luar batas kewajaran. Kami juga sering menerima laporan PKL menjual teh botol sampai Rp200 ribu,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Kukuh, dalam perbincangannya dengan media, Kamis (1/1/2015).

Kukuh menegaskan, penertiban dan pembinaan kepada para PKL di kawasan Monas kerap dilakukan. Bahkan, pemerintah DKI Jakarta sudah memberikan pelatihan kepada pedagang untuk lebih maju usahanya dan tidak menjadi PKL lagi.


”Kami sudah memberikan pelatihan mulai etika menjual, tips pemasaran, hingga pengemasan. Ada yang sukses, tapi ada juga yang gagal karena pedagang sendiri yang belum punya mental untuk maju,” kata Kukuh.

Kukuh juga menampik ada banyak oknum Satpol PP DKI Jakarta yang mengutip pungutan liar kepada PKL. Meski laporan itu kerap diterimanya, hingga saat ini tidak pernah terbukti adanya oknum tersebut.

”Jika memang ada, tolong sertakan bukti-bukti kuatnya seperti siapa namanya, bagaimana bentuk pungutan liarnya, dan bila perlu foto Satpol PP tersebut,” kata Kukuh.

(ps)