Angkat Ratusan Jenazah di Dalam Laut, Pasukan Katak Nyelam Pagi Ini

AIR ASIA BARANG PENUMPANG

POJOKSATU- Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengerahkan Komando Pasukan Katak atau Kopaska Rabu (31/12/2014) pukul 05.00 ini. Mereka harus mengevakuasi jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 yang satu hari sebelumnya baru ditemukan 9 orang. Itu artinya masih  masih ada 153 korban AirAsia yang harus ditemukan.

Panglima TNI menegaskan, apapun yang diperlukan dalam membantu dalam operasi Air Asia akan dilakukan.

“Kalau semua korban #QZ8501 bisa diangkat dalam 2 hari, ngapain menunggu? Pokoknya kita harus cepat. Saya kerahkan kekuatan penuh,” ujar Jenderal Moeldoko di akun Twitternya.


Dia menegaskan ini dilakukan karena harus berpacu dengan waktu dalam mencapai lokasi bencana Air Asia dan mengamankan seluruh korban. “Prinsip kami ‘As Soon As Possible’, kita bekerja cepat, profesional,” tandasnya.

Pada Selasa (30/12/2014) siang, sebanyak sembilan jenazah penumpang pesawat AirAsia QZ8501 berhasil ditemukan. Tiga di antaranya sudah dievakuasi dan diangkut ke darat oleh tim Basarnas.

Jenazah tersebut ditemukan berjarak sekitar 100 nautical mile atau 190 kilometer arah barat daya Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Kepala Basarnas Marsdya F Henry Bambang Sulistyo menyebutkan bahwa korban baru diidentifikasi jenis kelaminnya. Kata dia, ada dua mayat perempaun dan satunya lagi adalah laki-laki.

Diketahui, pesawat Air Asia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura hilang kontak, Minggu (28/12) dengan memuat 162 orang. Dengan ditemukannya 9 korban, masih ada 153 yang dicari. Pesawat jenis Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC itu disebutkan mengangkut 155 penumpang yang terdiri dari 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak dan seorang bayi. (ps)