Siswa SMK Tersambar Kereta

ilustrasi (kelakaan lalu lintas)
ilustrasi kelakaan lalu lintas
ilustrasi kelakaan lalu lintas

POJOKSATU – Siswa SMK Analisis Kimia Nusa Bangsa kemarin tewas tersambar kereta Commuterline dari arah Jakarta menuju Bogor, di dekat perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sareal.

Korban yang diketahui bernama Baskoro, tewas seketika akibat terseret kereta hingga 10 meter.

Saksi mata, Ahmad menuturkan, nahas menimpa Baskoro sekitar pukul 13:30. Siswa yang mengenakan seragam pramuka dan tas ransel itu hendak melintasi rel sebelum akhirnya tersambar.

“Ya, saya lihat dia mau menyeberang. Tapi karena terlalu dekat, akhirnya terpental sejauh 10 meter dan terjatuh di dalam semak-semak. Yang menyebabkan meninggal pada bagian muka hancur dan tangannya patah,” kata Ahmad. Menurutnya, setelah diperiksa, korban mengantongi kartu identitas atas nama Baskoro.


Kejadian ini sontak menjadi perhatian warga sekitar. Tak berapa lama, teman korban, Muhammad Nur, datang ke lokasi langsung histeris melihat temannya meninggal dalam keadaan mengenaskan.

“Ya, saya kenal. Dia orang baik, tapi nggak nyangka meninggal seperti ini. Padahal besok mau ikut sidang PK. Tidak seperti biasa, jalan kaki ke sini. Apakah mau ke rumah teman atau kemana? Padahal rumahnya di Cileungsi,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Polsek Tanah Saeral Aiptu Sarwoto menyampaikan, pihaknya telah membawa korban ke RS Bhayangkara untuk diidentifikasi.

“Kita akan menghubungi keluarga korban. Kemungkinan melalui pihak sekolah atau nanti koordinasi dengan polsek setempat,” tukasnya.(abe/c)