POJOKSATU.id - Kejadian menarik terjadi di sebuah sekolah ketika ada seorang penjual ibu-ibu yang dibuat histeris melihat sosok Dedi Mulyadi.

Padahal sosok berbusana serba putih itu bukan Dedi Mulyadi, tapi seorang siswa yang sedang tampil dalam sebuah acara di sekolah.

Terlihat penjual itu tampak emosional mengungkapkan segala unek-uneknya dihadapan siswa tersebut.

Baca Juga: 4 Tahun Menghilang, Mamah Muda Ini Tak Sengaja Ketemu Orang yang Punya Utang Saat Karnaval

Bukannya mengaku tentang identitasnya, siswa itu terlihat antusias mendengarkan curhatan si penjual dengan gestur mirip Dedi Mulyadi.

Terdengar selintas, penjual itu meminta siswa itu memborong barang dagangannya karena masih menganggap sosok tersebut merupakan Gubernur Jawa Barat.

Sebagaimana diketahui, Dedi Mulyadi memang dikenal royal dalam memberi uang, terutama pada mereka yang bekerja keras.

Baca Juga: BeAT and Battle Bandung: Serunya Komunitas Honda BeAT Satukan Riders Lewat Gathering dan E-Sport

Berdasarkan video yang diunggah akun TikTok @fagispratama_ postur tubuh dan wajah siswa itu sangat berbeda dengan ayah dari Nyi Hyang Sukma.

Tapi ia seakan memaksa agar semua makanan yang dibawa bisa dibeli dengan didasari sedekah.

Sejumlah siswa yang melihat kejadian ini dibuat terhibur, teman-temannya malah mendukung agar siswa itu mau memborong.

Baca Juga: Tingkah Laku Gen Z Jadi Nokturnal, Siang Ngantuk tapi Malamnya Berkebun

Beruntung kondisi ekonomi keluarga siswa tersebut kabarnya cukup bagus sehingga ia  memiliki cukup uang untuk membeli semua dagangan si penjual.

Siswa tersebut juga tampak tersenyum, tak ada raut wajah penyesalah ketika memborong dagangan si ibu.

Akan tetapi, sejumlah netizen justru melihat kejadian ini dari kacamata berbeda, sebagian besar mengaku kasihan dengan siswa tersebut.

Baca Juga: Pernikahan di Maluku Utara Nyaris Gagal Gegara Proses Adat Penyambutan, Pihak Besan Dibuat Kebingungan

Cara pedagang memaksa ingin diborong dengan alasan sedekah dianggap terlalu berlebihan.

Terlepas dari berbagai dugaan netizen, kebaikan siswa ini patut diapresiasi dan menjadi contoh dalam membantu sesama.

Sejumlah netizen menduga jika momen tersebut viral dan sampai ke tim media sosial Dedi Mulyadi, mungkin siswa tersebut akan diundang ke Gedung Pakuan di Bandung.***