POJOKSATU.ID - Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI menjadi solusi permodalan favorit bagi pelaku UMKM.

Namun, tidak sedikit pengajuan KUR yang berakhir ditolak meski usaha dinilai berjalan baik.

Salah satu faktor penentu yang kerap luput dari perhatian pemohon adalah catatan SLIK OJK.

SLIK OJK atau Sistem Layanan Informasi Keuangan merupakan sistem informasi debitur yang dikelola Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga: Besok Tepat 3 Pekan Bencana, 82 Desa di Aceh Tengah dan 59 Desa di Bener Meriah Masih Terisolasi

Sistem ini menyimpan riwayat kredit seseorang di lembaga keuangan, termasuk bank dan perusahaan pembiayaan.

Dalam pengajuan KUR BRI, SLIK OJK menjadi alat utama bank untuk menilai kelayakan calon debitur.

Apa Peran SLIK OJK dalam Pengajuan KUR BRI?

Dalam proses pengajuan KUR BRI, pihak bank wajib melakukan pengecekan SLIK OJK.

Tujuannya untuk mengetahui riwayat kredit pemohon, termasuk apakah pernah memiliki tunggakan, kredit macet, atau masih memiliki pinjaman aktif di lembaga keuangan lain.

Baca Juga: Uniqlo Buka Global Management Program 2026, Mahasiswa S1 Bisa ke Jepang Gratis

Meski KUR dikenal sebagai kredit bersubsidi dengan persyaratan ringan, bukan berarti bank mengabaikan aspek risiko.

SLIK OJK menjadi dasar analisis awal sebelum petugas melakukan survei usaha ke lapangan.

Penilaian Kolektibilitas di SLIK OJK

Salah satu aspek paling krusial dalam SLIK OJK adalah kolektibilitas kredit.

Secara umum, kolektibilitas dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari lancar hingga macet.

Untuk pengajuan KUR BRI, calon debitur idealnya memiliki catatan kredit lancar.

Jika dalam SLIK OJK tercatat tunggakan atau kredit bermasalah, peluang pengajuan KUR disetujui akan semakin kecil, meskipun usaha yang dijalankan tergolong produktif.

Baca Juga: Tak Perlu ke Kantor Cabang, Ini Cara Mengajukan KUR BRI Secara Online

Namun, perlu dipahami bahwa tidak semua catatan kredit otomatis menggugurkan pengajuan.

Bank akan menilai seberapa besar tunggakan, jenis kredit, serta status penyelesaiannya.

Pengaruh Kredit Lama terhadap KUR

Banyak pemohon KUR BRI tidak menyadari bahwa kredit lama yang sudah lunas tetap tercatat dalam SLIK OJK.

Catatan ini sebenarnya tidak merugikan selama statusnya lancar dan tidak bermasalah.

Baca Juga: BPNT Tahap 4 Jabar Belum Cair? Warga Bogor Bisa Lapor Lewat TAROS Dinsos

Sebaliknya, kredit lama yang pernah macet dan belum diselesaikan bisa menjadi hambatan serius.

Inilah sebabnya mengapa sebagian pengajuan KUR BRI ditolak meski pemohon merasa tidak memiliki pinjaman aktif.

 

Apakah Bisa Ajukan KUR Jika Pernah Bermasalah di SLIK?

Pada prinsipnya, pemohon KUR masih memiliki peluang jika masalah kredit sebelumnya sudah diselesaikan.

Pelunasan tunggakan dan perbaikan status kolektibilitas menjadi langkah penting sebelum mengajukan KUR BRI.

Setelah kredit bermasalah diselesaikan, pemohon biasanya perlu menunggu proses pembaruan data di SLIK OJK agar catatan tersebut tercermin sebagai kredit lancar atau lunas.

Cara Mengantisipasi Masalah SLIK OJK

Agar pengajuan KUR BRI berjalan lancar, calon debitur disarankan melakukan pengecekan SLIK OJK terlebih dahulu.

Baca Juga: KPM Menunggu Bansos Cair? Ini Lama Proses Verifikasi Ulang di SIKS-NG

Dengan mengetahui kondisi riwayat kredit, pemohon bisa memperkirakan peluang persetujuan dan melakukan perbaikan jika diperlukan.

Selain itu, pastikan tidak memiliki tunggakan di lembaga keuangan mana pun, termasuk pinjaman kecil yang sering dianggap sepele.

Mengapa BRI Sangat Memperhatikan SLIK OJK?

Sebagai bank penyalur KUR, BRI bertanggung jawab menjaga kualitas kredit meski bunga KUR disubsidi pemerintah.

SLIK OJK menjadi alat penting untuk menekan risiko kredit macet sekaligus memastikan dana KUR tepat sasaran kepada pelaku usaha yang disiplin secara finansial.

Baca Juga: Bank Mandiri Kembali Hadir, Ribuan Bantuan Mengalir ke Warga Terdampak di Sumut

SLIK OJK memegang peran krusial dalam pengajuan KUR BRI.

Riwayat kredit yang bersih dan lancar menjadi salah satu kunci utama agar KUR disetujui.

Oleh karena itu, sebelum mengajukan KUR BRI, pastikan catatan SLIK OJK dalam kondisi baik agar peluang persetujuan semakin besar.***