POJOKSATU.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Kesbangpol terus memberikan penguatan dan pembinaan pendidikan politik kepada masyarakat menjelang pemilu 2024.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra, Harmin Ramba mengatakan penguatan dan pembinaan tersebut sebagai salah satu upaya dalam menghadapi pesta demokrasi.
Katanya, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam menjaga kondusifitas di masyarakat guna mencegah adanya benturan atau konflik horisontal.
Baca Juga: Sebanyak 83.530 Sertifikat Tanah Dibagikan Kepada Masyarakat di Sultra
"Upaya tersebut yakni penguatan dan pembinaan yang bertujuan untuk memberikan pendidikan tata cara berpolitik yang baik dan benar sesuai dengan undang-undang yang berlaku," katanya, Senin (4/12/2023).
Lanjut dia, upaya berikutnya yakni giat melakukan sosialisasi kepada calon pemilih pemula seperti di tingkat SMA hingga mahasiswa.
Edukasi tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada pemilih pemula untuk ikut berperan aktif dalam pesta demokrasi mendatang.
Baca Juga: Wakatobi Juara 1 Karnaval Tenun se-Sultra
"Mereka mesti diberi pemahaman bagaimana berdemokrasi yang baik dan ikut serta dalam perhelatan politik atau pemilu 2024 mendatang," ungkapnya.
Selain itu, upaya lainnya yakni kesbangpol terus melakukan rapat koordinasi bersama forum kerukunan umat beragama, serta teman-teman dari Organisasi Masyarakat (Ormas) di wilayah Sultra.
Berbagai upaya tersebut, Harmin memandang jika nantinya ada konflik horisontal maka tidak akan berdampak pada adanya potensi perpecahan.
Baca Juga: Manang di Pilpres 2024, Ganjar Janji Satu Jatah Menteri Dari Sultra
"Ini tugas kami untuk meminimalisir terjadinya konflik. Gesekan atau benturan yang kita lihat hanya perbedaan pendapat atau pilihan saja," tutupnya.

