POJOKSATU.id - Pemprov Jabar akan mengusulkan agar timnas negara peserta Piala Dunia U-17 bisa mendatrat di Bandara Kertajati, Majalengka.
Seperti diketahui, ada 8 negara peserta Piala Dunia U-17 yang akan melangsungkan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Dalam waktu dekat, Pemprov Jabar akan menemui Ketua umum PSSI Erick Thohir agar kontingen negara peserta Piala Dunia U-17 tersebut bisa mendarat di Bandara Kertajati.
Baca Juga: Sepekan Beroperasi, Kereta Cepat Whoosh Angkut 5.473 Penumpang, Berikut Ini Jadwal Terbaru
"Untuk Piala Dunia U-17 akan kami koordinasikan dengan Ketum PSSI karena ada 8 negara yang akan bertanding di Bandung," ujar PJ Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Jumat 13 Oktober 2023.
Meski tidak semua, setidaknya ada 1 atau 2 dari 8 negara peserta pildun timnas junior.
"Kami akan coba minimal 1 atau 2 negara mendarat di Kertajati. Kami tidak janji, tapi akan diupayakan," sambung Bey.
Baca Juga: Prediksi Skor Portugal vs Slovakia Kualifikasi Euro 2024: Tim Pertama Amankan Tiket Jerman?
Bey menyatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan semua fasilitas Bandara Kertajati, termasuk mode transportasi pendukung bersama Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub.
Ia berharap, peralihan operasional penerbangan tersebut berdampak pada meningkatnya geliat pariwisata, khususnya di wilayah sekitar Bandara Kertajati.
"Para kepala daerah akan melakukan promosi wisata termasuk kami juga akan bantu promosikan di provinsi lain agar datang melalui Bandara Kertajati," tutur Bey.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, TNI Polri di Jabar Gelar Latihan Gabungan Antisipasi Kericuhan
Selain penerbangan domestik, Bandara Kertajati juga melayani rute penerbangan internasional.
Yakni dengan tujuan Kuala Lumpur Malaysia dan sebaliknya.
Bandara milik Pemprov Jabar tersebut juga telah resmi menjadi embarkasi haji untuk jemaah Jabar kecuali wilayah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi).
Sementara, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Maria Kristi Endah Murni, memastikan akan ada insentif bagi maskapai yang pindah ke Bandara Kertajati.
Baca Juga: Dilaporkan Relawan Anies Baswedan Buntut Pembatalan Acara di GIM, Pj Gubernur Jabar Woles
Maria menyebut, insentif bagi maskapai bisa berupa landing fee ataupun parking fee.
"Insentifnya sedang dibahas dulu, tapi pasti ada, misalnya landing fee atau mungkin parking fee. Jadi bukan tarif ke penumpang, melainkan insentif ke maskapai," kata Maria.
Maria menambahkan pula, rute penerbangan internasional ke depannya kemungkinan akan bertambah di BIJB.
Baca Juga: Prediksi Skor Belanda vs Prancis Kualifikasi Euro 2024, Tim Ini Favorit Menang
"Maskapai internasional akan ada pertambahan, tapi sekarang baru Kuala Lumpur dulu," ucap Maria.***
