Polri Bingung Beri Hukuman WNI Gabung ISIS

ISIS
Ilustrasi
ISIS
Ilustrasi

POJOKSATU – Kabagpenum Mabes Polri Kombespol Rikwanto menjelaskan, belum adanya aturan yang mampu menjerat terduga anggota ISIS tersebut memang menjadi kekhawatiran bersama. Karena itu, Polri berharap bisa segera ada revisi UU Antiterorisme. ”Ini menjadi penting dalam penindakan hukum,” katanya.

Selama belum ada revisi tersebut, upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya aktivitas teror tentu kurang maksimal. Contohnya, bila ada orang yang mengaku anggota ISIS, tentu dia tidak bisa dijerat hukum. ”Padahal, ada kemungkinan melakukan sesuatu,” lanjut Rikwanto.

Sebelumnya Polri dan BNPT sempat kelimpungan dalam menghadapi merebaknya WNI yang bergabung dengan ISIS. Pasalnya, mereka tidak melanggar pidana apa pun meski dikhawatirkan bisa berdampak buruk dengan melakukan kegiatan teror. Ancaman teror itu semakin nyata dengan adanya video dari Abu Jandal yang mengancam panglima TNI dan Banser. (idr/c9/end/dep)