KPK Target Tuntaskan 80 Persen Kasus

KPK
KPK
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU – Para pimpinan KPK jilid III memiliki pekerjaan rumah yang cukup berat. Mereka harus menuntaskan sejumlah perkara yang selama ini ngendon di tingkat penyidikan. Jumlahnya sekitar 36 kasus. KPK menargetkan 80 persen perkara itu tuntas sebelum masa jabatan berakhir.

Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki berharap sejumlah kasus yang ngendon di penyidikan bisa tuntas seluruhnya dibawa ke pengadilan. ’’Kami sadar, waktu kami hanya tersisa sembilan bulan dan itu tidak mudah. Jadi, setidaknya kami menarget 80 persen kasus harus selesai,’’ ujar Ruki.

Sejumlah kasus saat ini berupaya di-speed up KPK, namun beberapa kendala mereka hadapi. Misalnya, kasus korupsi penyelenggaraan haji yang sudah berjalan hampir setahun. Ada juga kasus korupsi perpajakan yang melibatkan Hadi Purnomo, mantan Dirjen Pajak. Saat berupaya mempercepat penyelesaian perkara itu, para tersangka justru menempuh praperadilan.

Ruki mengakui, praperadilan tersebut menimbulkan masalah. Namun, pihaknya tetap berupaya mempercepat perkara lain. Beberapa pelaku bahkan telah ditahan. Ruki mencontohkan penahanan tersangka kasus Innospec, korupsi pembahasan APBNP di Kementerian ESDM, hingga kasus korupsi proyek PLTA Sungai Membrano. ’’Beberapa tersangka sudah kami tahan, perkaranya siap dilimpahkan ke penuntutan dan dibawa ke persidangan,’’ jelasnya.


Saat ini pimpinan KPK diisi dua pimpinan definitif dan tiga pelaksana tugas. Tiga pelaksana tugas itu adalah Ruki, Indriyanto Seno Adji, dan Johan Budi. Ketiganya dipilih presiden untuk menggantikan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto yang menyandang status tersangka di Polri. Satu lagi menggantikan Busryo Muqoddas yang telah berakhir masa jabatannya. Masa tugas para Plt dan pimpinan definitif itu berakhir pada Desember 2015. (gun/c10/sof/dep)