Survei Cyrus: 70% Publik Masih Percaya Jokowi-JK

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla

171229_601893_jokowi_jk_rapat_kabinet_HL

POJOKSATU, JAKARTA – Hampir tiga bulan berjalan, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) masih mendapat dukungan kuat dari publik. Kebijakan tidak populer seperti menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sekalipun tidak mampu menggoyang persepsi publik.

Berdasarkan survei opini publik Cyrus Network, 70 persen responden percaya Jokowi-JK mampu membawa Indonesia ke arah lebih baik. “Padahal 57 persen responden menyatakan menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM,” kata CEO Cyrus Network, Hasan Nasbi di kawasan Senopati, Jakarta, Minggu (21/12).

Dari sisi elektabilitas, lanjut Hasan, tidak terlihat juga banyak perubahan. Jika pemilu presiden di gelar hari ini, ada 54 persen responden yang memilih pasangan Jokowi-JK. Yang artinya, hanya turun dua persen dari perolehan suara riil pada Pemilu Presiden 2014 lalu.


Hasan menilai, tingkat kepercayaan publik yang luar biasa ini merupakan modal bagi Jokowi untuk menjalankan kebijakan-kebijakannya. “Namun pemerintah perlu bersikap hati-hati, pasalnya presentase masyarakat yang tidak memilih Jokowi-JK cukup besar cenderung bersikap jauh lebih kritis dalam mengamati setiap kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan selama periode 1-7 Desember 2014 terhadap 1.200 responden yang tersebar di 122 desa/kelurahan di 33 provinsi. Tingkat kepercayaan survei ini adalah 95 persen dengan margin of error sebesar ±3,1 persen. (dil/jpnn)