Suka Campuri Urusan Orang, Jokowi Dikritik PNS

image
Jokowi (kiri) bersama JK

pojoksatu.id- Surat Edaran pemerintah yang berisi imbauan hidup sederhana menuai kritikan dari PNS. 

Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2014 itu berisi beberapa poin. Dianataranya pembatasan jumlah undangan resepsi penyelenggaraan acara. Seperti pernikahan, tasyakuran, dan acara sejenis lainnya dengan maksimal 400 undangan, serta membatasi jumlah peserta yang hadir tidak boleh lebih dari 1.000 orang.

Edaran itu dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi. Dalam surat edaran itu intinya melarang pejabat negara menyelenggarakan pernikahan anaknya dengan bermewah-mewah. Dengan alasan, pejabat negara harus hidup sederhana.

Menanggapi Surat Edaran itu, seorang PNS di Sekretariat Negara Arief Syaiful tak segan-segan melayangkan kritikan kepada emerintahan Jokowi.  Surat kritik itu dia unggah ke laman akun pribadinya di Facebook.


“Kritik saya adalah pemerintah seharusnya tidak perlu mencampuri urusan pribadi seseorang (misal pernikahan), terlebih urusan itu tidak menggunakan uang negara,” tulis Arief. (rid)