POJOKSATU.id – Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana berbeda di berbagai sudut kota, termasuk di JB Lanud Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kawasan yang dikenal sebagai Jalan Lingkar Utara ini mendadak ramai setiap sore menjelang waktu berbuka puasa.
Warga setempat maupun pengunjung dari luar daerah memadati area ini untuk ngabuburit sekaligus berburu takjil.
JB Lanud atau yang juga dikenal sebagai Lanud Cibeureum Tasikmalaya merupakan jalur penghubung antara Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.
Di hari biasa, jalan ini ramai dilintasi kendaraan.
Namun saat Ramadan, suasananya berubah menjadi pusat jajanan kuliner dadakan yang menggoda selera.
Pusat Ngabuburit Favorit Warga Tasikmalaya
Tradisi ngabuburit, atau kegiatan menunggu azan Magrib menjelang berbuka puasa, menjadi momen yang dinanti masyarakat.
Baca Juga: Gaji Guru PPPK vs PNS 2026 Terungkap! Setara Tapi Beda Nasib Pensiun? Ini Faktanya
Di JB Lanud Kota Tasikmalaya, aktivitas ini terasa semakin meriah.
Sepanjang jalan, terutama di area sekitar Tugu Kujang yang berada di tengah kawasan, deretan pedagang menjajakan aneka makanan dan minuman.
Mulai dari kolak, es buah, gorengan, hingga aneka minuman segar tersedia dengan harga terjangkau.
Tidak hanya itu, jajanan kekinian seperti es durian, alpukat kocok, hingga berbagai camilan viral juga turut meramaikan suasana.
Setiap sore, kawasan ini dipenuhi warga yang berjalan santai, berburu takjil, atau sekadar menikmati suasana sore Ramadan bersama keluarga dan teman.
Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak bercampur dalam keramaian yang tetap terasa hangat dan penuh kebersamaan.
Surganya Takjil dan Kuliner Ramadan
Salah satu daya tarik utama JB Lanud Kota Tasikmalaya adalah keberagaman kulinernya.
Pedagang lokal memanfaatkan momentum Ramadan untuk membuka lapak di sepanjang jalan.
Harga yang ditawarkan pun relatif ramah di kantong, sehingga pengunjung bisa membeli berbagai jenis makanan tanpa khawatir menguras dompet.
Baca Juga: Gaji Guru PPPK vs PNS 2026 Terungkap! Setara Tapi Beda Nasib Pensiun? Ini Faktanya
Beberapa pedagang menawarkan paket takjil hemat yang berisi aneka gorengan, minuman manis, hingga makanan berat ringan.
Ada pula yang menjual buah segar seperti nangka dan alpukat, yang sering menjadi bahan utama es campur atau jus.
Selain makanan, di beberapa titik juga terdapat bazar kecil yang menjual pakaian dan kebutuhan lainnya.
Baca Juga: Gaji Guru SMA Unggul Garuda Baru Dibuka, Ada Tunjangan Khusus dan Rumah Dinas
Hal ini membuat suasana ngabuburit di JB Lanud semakin lengkap, tidak hanya soal kuliner tetapi juga tempat berkumpul dan bersosialisasi.
Lokasi Strategis dan Mudah Diakses
Alamat JB Lanud Kota Tasikmalaya berada di kawasan Jalan Lingkar Utara, dekat Lanud Wiriadinata Cibeureum.
Lokasinya yang strategis dan mudah diakses menjadikan tempat ini pilihan utama warga untuk menghabiskan waktu sore.
Area jalan yang cukup luas memungkinkan pengunjung berjalan santai di pinggir jalan, meski tetap perlu berhati-hati karena kendaraan masih melintas.
Biasanya, puncak keramaian terjadi sekitar pukul 16.30 hingga menjelang Magrib.
Bagi warga Tasikmalaya dan sekitarnya, ngabuburit di JB Lanud sudah menjadi tradisi tahunan yang sulit dilewatkan.
Suasana ramai, pilihan takjil melimpah, serta lokasi yang ikonik menjadikan tempat ini selalu dirindukan setiap Ramadan.
Destinasi Ngabuburit yang Wajib Dikunjungi
Bagi Anda yang sedang berada di Kota Tasikmalaya, ngabuburit di JB Lanud bisa menjadi pilihan menarik.
Baca Juga: Gaji Guru SMA Unggul Garuda Baru Dibuka, Ada Tunjangan Khusus dan Rumah Dinas
Selain berburu takjil, pengunjung juga bisa menikmati momen kebersamaan dan suasana khas Ramadan yang penuh keceriaan.
JB Lanud Kota Tasikmalaya bukan sekadar jalan penghubung antarwilayah, tetapi juga ruang publik yang hidup saat bulan suci tiba.
Setiap sudutnya menghadirkan cerita, mulai dari pedagang yang mencari rezeki hingga warga yang menikmati waktu bersama orang tercinta.
Tak heran jika setiap Ramadan, kawasan ini selalu dipadati pengunjung.
Ngabuburit di JB Lanud telah menjadi bagian dari tradisi Ramadan masyarakat Tasikmalaya yang terus hidup dari tahun ke tahun.***

