POJOKSATU.id - Evakuasi wisatawan yang tenggelam di pantai Parantritis, Yogyakarta yang tenggelam berlangsung dramatis pada Senin (14/4) pagi.
Korban yang tenggelam akhirnya ditemukan di area bebatuan karang dan langsung dievakuasi oleh tim SAR.
Wisatawan asal Banjarnegara yang tenggelam di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta pada Sabtu (12/4) siang.
Dua hari berlalu korban akhirnya berhasil ditemukan oleh nelayan di area bebatuan karang sekitar 2 km sebelah timur pantai Parangtritis pada pukul 04.30 WIB.
Tim SAR Parangtritis usai menerima laporan langsung menurunkan empat personel dengan dua unit jetski untuk proses evakuasi di lokasi ditemukannya korban.
Proses evakuasi membutuhkan waktu 3 jam dan berlangsung dramatis karena hujan lebat dan gelombang yang tinggi.
Perjalanan jetski yang mengangkut korban sempat hampir terguling di terjang gelombang besar.
Namun korban akhirnya berhasil dievakuasi ke pantai.
"Untuk kesulitannya gelombang tinggi saat ini memang gelombang lagi tinggi-tingginya," kata anggota tim SAR Parangtritis, Rofida Wahyu.
"Kemudian juga tadi pada saat kita sampai di sana air laut belum pasang full. Jadi pada saat evakuasi korban di dekat karang itu ombaknya nabrak-nabrak karang. Jadi memang tantangannya lebih ke pada saat kita ngevakuasi korban saat berada di laut di dekat tebing karang," ujarnya.
Korban kemudian dibawa ke posko Parangtritis untuk proses identifikasi.
Hasilnya dipastikan bahwa jasad korban yang ditemukan adalah Pujo, wisatawan asal Banjarnegara yang tenggelam hari Sabtu lalu.
Dikabarkan sebelumnya dua wisatawan asal Banjarnegara terseret arus pantai Parangtritis saat berwisata pada Sabtu lalu.
Satu orang korban berhasil diselamatkan, namun satu korban atas nama Pujo gagal diselamatkan dan hilang tenggelam.
Pujo ditemukan Senin pagi oleh nelayan pantai. Jasad korban yang berhasil dievakuasi dan telah teridentifikasi oleh tim SAR gabungan dan kini dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di Banjarnegara, Jawa Tengah.***
