POJOKSATU.ID - Mensos Gus Ipul meninjau langsung proses penyaluran bansos di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Sosial untuk memastikan seluruh bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, Gus Ipul menegaskan pentingnya akurasi data penerima bantuan agar tidak terjadi salah sasaran.

Baca Juga: KULIAH GRATIS KE RUSIA! Ini Cara Daftar Beasiswanya, Jaminan Akomodasi, Tunjangan Bulanan, dan Kelas Bahasa untuk Mahasiswa Indonesia

Ia menjelaskan bahwa Kemensos terus memperbarui dan memverifikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran berbagai bantuan.

“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” ujar Gus Ipul di Bandung.

Menurutnya, penggunaan data tunggal diharapkan dapat menghindari tumpang tindih penerima manfaat antarprogram serta memperkuat transparansi penyaluran.

Baca Juga: Detik-detik Guru SD di Wonosobo Dilabrak saat Selingkuh dengan Suami Orang, Istri Sah Singgung soal Check In

Gus Ipul juga menekankan bahwa bantuan sosial bersifat sementara dan bertujuan untuk memperkuat daya tahan masyarakat dalam situasi ekonomi sulit.

Selain itu, Gus Ipul mengingatkan agar dana bantuan digunakan sesuai peruntukannya.

“Gunakan bantuan ini untuk kebutuhan pokok, jangan sampai disalahgunakan, apalagi untuk hal yang merugikan seperti judi online,” pesannya.

Baca Juga: Gratis Enam Bulan, Pedagang Eks Pasar Barito di Lenteng Agung Dibebaskan dari Sewa Kios dan Air

Data dari Kemensos menunjukkan, pada triwulan III tahun 2025, penyaluran bansos di Kecamatan Batununggal telah menjangkau 3.629 KPM sekitar Rp2,17 miliar.

Sementara di seluruh Kota Bandung, terdapat 70.389 KPM dengan total nilai mencapai Rp42,23 miliar.

Kunjungan kerja Mensos di Bandung ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk terus memantau pelaksanaan program bansos secara langsung di lapangan.***