POJOKSATU.ID - Lulus sebagai fresh graduate sering kali terasa membingungkan. 

Itulah yang saya rasakan setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Vokasi IPB, Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi. 

Tidak pernah terpikir sebelumnya bahwa saya akan berada di dunia media digital seperti sekarang.

Baca Juga: QR Code Sebagai Solusi Praktis untuk Aktivitas Sehari-hari

Namun melalui Pojoksatu dan program MagangHub, saya justru menemukan pengalaman yang sama sekali baru, penuh tantangan, dan ternyata sangat saya nikmati.

MagangHub bukan hanya sekadar program magang bagi saya.

Program ini menjadi jembatan antara kebingungan setelah lulus dan langkah awal membangun karier. 

Baca Juga: Aneh, Bus Transjakarta Tabrakan ‘Adu Kambing’ di Jalur Khusus Jembatan Layang Koridor Petukangan

Berawal dari rasa penasaran dan sedikit keberanian untuk mencoba sesuatu yang tidak linear dengan jurusan, saya akhirnya benar-benar menemukan lingkungan kerja yang hangat, suportif, dan membuka banyak perspektif baru.


Awal Mengenal MagangHub 

Saya pertama kali mengetahui program MagangHub dari teman dan media sosial. 

Saat itu, timeline saya cukup sering menampilkan informasi tentang program magang nasional ini. Sebagai fresh graduate yang sedang berada di fase “habis lulus mau ke mana?”, informasi tersebut terasa seperti jawaban dari kegelisahan saya sendiri.

Baca Juga: Warga Rengasdengklok Karawang Gagalkan Percobaan Curanmor, Satu Pelaku Ditangkap

Ketika melihat MagangHub membuka kesempatan magang di PT Pojok Satu Indonesia, saya langsung tertarik. 

Meskipun tidak sesuai dengan yang saya pelajari saat kuliah, saya ingin mencoba sesuatu yang belum pernah saya jalani sebelumnya.

Saya memang selalu tertarik dengan dunia media.

Suka membaca artikel, mengikuti perkembangan berita digital, dan memperhatikan bagaimana konten dibuat. 

Baca Juga: Memahami Dunia Media Digital di PT Pojoksatu Indonesia Melalui Program Magang Nasional MagangHub

Maka ketika ada kesempatan untuk benar-benar terjun langsung, saya merasa ini adalah momen yang tidak boleh dilewatkan.

Melangkah ke Dunia yang Tidak Linear, Tapi Justru Menyenangkan

Latar belakang saya di bidang Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi tentu cukup jauh dari dunia media digital.

Banyak yang mungkin bertanya, “Kok bisa masuk ke divisi creator artikel?” Awalnya saya juga bertanya hal yang sama pada diri sendiri.

Baca Juga: Ketika Teman Cerita Day 1 Kerja Tapi 'Saya Masih Berdoa', Sampai Akhirnya Lolos Magang Nasional Kemnaker di Perusahaan Pojoksatu

Namun saya percaya bahwa tidak semua perjalanan harus lurus sesuai jurusan. 

Justru di situlah letak pengalaman berharga. 

Saya memilih untuk tidak membatasi diri hanya pada bidang yang sudah saya pelajari di bangku kuliah.

Baca Juga: Pemkab Karawang Buka Seleksi Direksi PD Petrogas 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Ketika diterima sebagai bagian dari divisi creator artikel di PT Pojok Satu Indonesia, saya merasa campur aduk antara senang dan deg-degan. 

Senang karena mendapat kesempatan, dan deg-degan karena harus beradaptasi dengan dunia yang benar-benar baru bagi saya.

Hari-Hari di Divisi Artikel

Sebagai bagian dari divisi artikel, tugas utama saya adalah membuat artikel.

Terdengar sederhana, tetapi ternyata prosesnya tidak sesederhana itu.

Baca Juga: PPPK Merasa Mirip Honorer, Apalagi Paruh Waktu! Gaji Lebih Kecil, Status Tak Jelas

Saya belajar bagaimana menyusun tulisan yang informatif, menarik, dan tetap sesuai dengan kaidah penulisan media digital.

Saya juga belajar tentang kedisiplinan deadline. 

Dunia media bergerak cepat, dan saya harus menyesuaikan diri dengan ritme tersebut.

Baca Juga: Resmikan 41 SPPG NU, Gus Yahya Tegaskan Komitmen Jaga Gizi Santri, Bidik 1.000 Dapur MBG

Di sini, saya tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar berpikir cepat, memahami isu terkini, dan mengolah informasi menjadi konten yang layak dibaca.

Yang paling berkesan adalah teman-teman satu divisi artikel yang menamai diri kami dengan sebutan unik: “JADI ROBOT SEJAK DINI.” 

Nama itu lahir dari candaan karena ritme kerja yang cukup padat. Namun di balik candaan itu, ada solidaritas yang kuat.

Baca Juga: Hajjah Sanah Disambar Petir di Depan Pintu Rumah, Api Membesar Melahap Semua Isi Warung

Kami sering menjadi tempat berkeluh kesah satu sama lain. 

Saat lelah, saat revisi datang bertubi-tubi, atau saat deadline terasa menekan, kami saling menguatkan.

Rasanya seperti menemukan keluarga kedua di tempat magang. 

Lingkungan yang suportif inilah yang membuat saya betah dan semakin semangat belajar. 

Terima Kasih kepada Vidya, Mamong, Yulia, Pasha, Vina, Treeya, Silva, Nadhive, David dan Panggah karena sudah membersamai ya.

Keluar dari Zona Nyaman Ikut Terlibat di Divisi MKB GB

Menariknya, pengalaman saya tidak hanya berhenti di divisi artikel. 

Baca Juga: Hajjah Sanah Disambar Petir di Depan Pintu Rumah, Api Membesar Melahap Semua Isi Warung

Beberapa kali saya juga ikut terlibat di divisi MKB GB, meskipun itu sebenarnya di luar jobdesk utama saya.

Alih-alih merasa terbebani, saya justru senang. 

Di sana saya bertemu dengan orang-orang hebat dengan kemampuan masing-masing. 

Baca Juga: Menemukan Kepercayaan Diri di Dunia Media Digital, Perjalanan Vidya Rahmawaty MagangHub di PT Pojok Satu Indonesia

Ada yang kuat di bidang bisnis, ada yang jago mengelola media sosial, dan ada yang punya strategi kreatif yang luar biasa. 

Melihat mereka bekerja membuat saya sadar bahwa dunia profesional itu luas dan penuh kemungkinan. 

Saya belajar bahwa kolaborasi lintas divisi membuka wawasan baru.

Baca Juga: Ekowi Desak Presiden Alihkan Guru PPPK Jadi PNS, Sentil Soal Pensiun 'Hanya Ucapan Terima Kasih?'

Dari situ, saya mulai memahami pentingnya fleksibilitas dan kemauan untuk terus belajar.

Pengalaman di MKB GB juga melatih keberanian saya untuk mencoba hal baru. 

Saya jadi lebih percaya diri untuk terlibat dalam diskusi, menyampaikan pendapat, dan belajar dari orang-orang yang lebih berpengalaman.

Saya yakin, Nadya, Apri, Hilda, Kamil, Emir, Neng, Alwi dan Hafiz akan menemukan kesuksesan mereka masing-masing sesuai dengan kehebatan mereka dalam menjalankan tugas di PojokSatu.


Tantangan, Adaptasi, dan Perubahan Diri

Tentu perjalanan ini tidak selalu mulus.Tantangan terbesar bagi saya adalah rasa tidak percaya diri di awal. 

Baca Juga: HEBOH Gempa Dahsyat M7,2 Guncang Malaysia! Indonesia Sampai Ikut Bergetar, BMKG Beberkan Penyebabnya

Karena latar belakang pendidikan saya berbeda, saya sempat merasa takut tidak bisa mengikuti ritme kerja.

Namun seiring waktu, saya mulai menyadari bahwa setiap orang di sini juga pernah berada di posisi belajar. Kesalahan bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses.

Dari pengalaman magang ini, saya merasakan banyak perubahan dalam diri saya. 

Baca Juga: HEBOH Gempa Dahsyat M7,2 Guncang Malaysia! Indonesia Sampai Ikut Bergetar, BMKG Beberkan Penyebabnya

Saya menjadi lebih disiplin dalam mengatur waktu, lebih berani mencoba hal baru, dan lebih terbuka terhadap kritik serta masukan.

Soft skill seperti komunikasi dan kerja tim juga berkembang. 

Berinteraksi dengan berbagai karakter membuat saya belajar memahami perspektif orang lain. 

Baca Juga: Masjid Kuno Bayan Beleq, Saksi Bisu Masuknya Islam di Lombok Utara yang Sarat Filosofi

Saya juga belajar bahwa bekerja bukan hanya soal menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang membangun hubungan yang sehat dengan rekan kerja.

 

Langkah Awal Menuju Masa Depan yang Lebih Pasti

Bagi saya, mengikuti Program Magang Nasional MagangHub di PT Pojok Satu Indonesia bukan hanya tentang mengisi waktu setelah lulus.

Ini adalah langkah awal yang membentuk fondasi karier saya ke depan.

Pengalaman ini memberi saya banyak insight dan skill baru yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan akan saya miliki. 

Baca Juga: Kesepakatan Prabowo dan Trump Disorot, Transfer Data Konsumen Jadi Bagian Perjanjian Dagang

Saya kini lebih terbuka terhadap berbagai peluang karier, termasuk di bidang media digital.

Saya berharap pengalaman ini bisa menjadi bekal yang kuat untuk perjalanan profesional saya selanjutnya.

Entah nanti saya tetap berada di dunia media atau kembali ke bidang yang lebih dekat dengan jurusan saya, satu hal yang pasti saya tidak lagi takut mencoba.

Baca Juga: Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan, dari Jantung sampai Bantu Persalinan, Kandungan Nutrisinya Paling Lengkap

Untuk teman-teman fresh graduate di luar sana yang mungkin sedang merasa bingung atau ragu, jangan takut mengambil kesempatan yang mungkin terlihat tidak linear.

Kadang justru dari jalur yang tidak direncanakan, kita menemukan versi diri yang lebih berkembang.

MagangHub bagi saya bukan hanya program, tetapi ruang bertumbuh.

Dan PT Pojok Satu Indonesia bukan sekadar tempat magang, melainkan tempat saya belajar, tertawa, lelah, bangkit, dan merasa menjadi bagian dari sesuatu yang berarti.***