POJOKSATU.id - Debat calon wakil presiden (cawapres) telah dilaksanakan secara perdana di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta pada 22 Desember 2023 lalu.
Tema debat cawapres itu adalah ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital, keuangan, pajak dan tata kelola APBN-APBD, investasi, perdagangan, infrastruktur, dan perkotaan.
Walaupun telah berlalu, debat cawapres pertama tersebut masih ramai diperbincangkan. Salah satunya adalah indikasi kecurangan dari salah satu cawapres.
Gibran Rakabuming Raka, cawapres nomor urut 2, disinyalir melakukan kecurangan saat debat dengan menggunakan prompter.
Baca Juga: Hanya Hoaks Gibran Rakabuming Raka Dilaporkan oleh Mahfud MD ke KPU
Sebuah unggahan video di Youtube menyatakan bahwa ia melihat prompter ketika menjawab pertanyaan debat.
Dikutip dari kominfo.go.id dan turnbackhoax.id, unggahan video tersebut tidak benar.
Video tersebut hanya membahas persoalan istilah State of the Global Islamic Economy (SGIE) yang disinggung Gibran kepada Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, cawapres nomor urut 1.
Narator dalam video tersebut membahas istilah SGIE yang dijelaskan menggunakan ejaan bahasa Indonesia oleh Gibran.
Narator juga menyinggung bahwa Gibran meniru strategi Joko Widodo saat debat pada Pemilihan Umum Presiden pada 2014 silam.
Sampai akhir video, tidak ada penjelasan mengenai kecurangan menggunakan prompter yang dilakukan Gibran pada debat cawapres lalu.
Belum ada pula sumber kredibel yang menyatakan kebenaran atas kecurangan Gibran Rakabuming Raka.***
