POJOKSATU.id - Lagi-lagi bunuh diri di Padang usai Shintia Indah Permatasari bunuh diri diduga karena gagal menggelar pernikahan.
Sebelum Shintia Indah Permatasari, bunuh diri juga dilakukan calon dokter Mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Kali ini bunuh diri dilakukan juga oleh calon dokter mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, berinisial Han.
Baca Juga: Ferry Alexa Jadi Kekuatan Baru Gerbong Vera Febyanthy Menang Pileg 2024
Sayangnya tidak banyak informasi yang diperoleh terkait sosok calon dokter bunuh diri di Padang itu.
Jenazah calon dokter mahasiswi kedokteran Unand Padang itu ditemukan pada Kamis 16 November 2023.
Calon dokter yang berinisial Han itu tinggal di sebuah tempat kos, di lantai 2, di kawasan Jati, Padang Timur, Kota Padang.
Baca Juga: Persembahkan Kemenangan di Ring Tinju untuk Palestina, El Rumi Siap Rematch dengan Nichol Jefri
Korban kali pertama ditemukan tewas oleh temannya, Onya, yang mendatangi kamar kos tempat korban.
Akan tetapi Han tidak menyahut saat dipanggil dari luar meski pintu kamar tidak terkunci.
Karena itu Onya memutuskan untuk melihat ke dalam kamar kos calon dokter itu.
Baca Juga: Wuling Motors Rilis Mobil Listrik Terbaru BinguoEV dengan Garansi Seumur Hidup!
Saat Onya membuka gorden, ia melibat korban sudah tergantung hingga membuat Onya bertertiak histeris.
Peristiwa itu kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Padang Timur.
Polisi pun langsung datang ke lokasi tidak berselang lama kemudian.
“Saksi dan korban ini satu rumah kos, tapi berbeda kamar," ujar Kapolsek Padang Timur, AKP Al Akhyar, Jumat 17 November 2023.
Baca Juga: Ketegangan yang Berubah Menjadi Romantis, 5 Rekomendasi Drama Korea dengan Plot Benci Jadi Cinta
Saksi sendiri melihat korban saat itu sudah dalam keadan tergantung.
"Saat berkunjung ke kamar korban, saksi melihat temannya sudah tak bernyawa (tergantung)," kata dia.
Selain mendatangi lokasi, polisi juga melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
"Korban adalah mahasiswa semester akhir di Fakultas Kedokteran Unand yang sedang melaksanakan koas,” jelas dia.
Akhyar juga menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya bekas tanda-tanda kekerasan pada jenazah korban.
Korban sendiri bukan merupakan warga Padang, Sumatera Barat.
Baca Juga: Mengenal Sosok Osama bin Laden yang Viral Kirim Surat untuk AS, Senggol Israel
Han, calon dokter itu diketahui merupakan warga Bekasi, Jawa Barat.
Terkait kasus tersebut, keluarga korban menolak otopsi pada jenaah calon dokter itu.
Keluarga juga ingin secepatnya memakamkan korban di kampung halamannya.
"Keluarga juga tidak mau dilakukan otopsi terhadap jasad korban yang disertai dengan surat pernyataan," papar dia.
Meski begitu, pihaknya tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dugaan bunuh diri yang dilakukan korban.***

