POJOKSATU.id - Mahasiswi Unair Caroline Angelica yang bunuh diri dalam mobil meninggalkan 2 surat.

Surat tersebut ditemukan polisi di dalam saku celana mahasiswi kedokteran Unair Surabaya.

Surat mahasiswi Unair Caroline Angelica itu dtuangkan dalam kertas dan ditulis tangan.

Baca Juga: Profil Jose Valencina, Mantan Pemain Timnas Kolombia yang Kini Jadi Striker Baru PSMS Medan

Kedua surat tersebut sama-sama ditulis dengan menggunakan bahasa Inggris.

Surat pertama ditujukan kepada ibu dan adik-adiknya.

Sementara surat kedua ditujukan kepada seseorang yang dipanggil Susuk.

Baca Juga: Ketahuan, Sekjen PDIP dan Adian Napitupulu Pernah Mati-matian Dukung Gibran dan Tepis Politik Dinasti

Dalam keluarga Tionghoa, Susuk atau Shushu adalah panggilan untuk paman.

Di surat tersebut, Caroline mengucapkan terima kasih karena selama ini telah dilindungi dan disayangi.

Pada surat itu Caroline juga mengungkap alasan memilih mengakhiri hidup.

Baca Juga: Masuk DCT Dapil 8 Cirebon Indramayu, Keponakan Taufiq Kiemas, Timur Optimis Raih Suara Maksimal

Adanya 2 surat wasiat Caroline Angelica itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Waru AKP Ahmad Yani.

"Korban meninggalkan dua lembar surat wasiat berbahasa Inggris. Yang ditujukan kepada pihak keluarga korban," ujar Ahmad Yani.

Caroline sendiri ditemukan tak bernyawa di dalam mobilnya Honda Jazz hitam nopol AG 1484 BY di parkiran apartemen Royal Bisnis, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Warga Dhoho, Kota Kediri tersebut ditemukan di dalam mobil pada Minggu 5 November 2023 sekitar pukul 05.30 WIB.

Baca Juga: Tak Tahan Disamakan dengan Suneo, Farida Nurhan Jalani Operasi Plastik Hidung

Saat ditemukan, mahasiswi Unair berusia 21 tahun tersebut dalam kondisi duduk di jok kemudi.

Kepalanya terbungkus plastik yang terhubung dengan selang yang mengarah pada tabung berisi gas helium.

Sementara kaca jendela mobil dalam kondisi tertutup rapat dari dalam.

Baca Juga: Istri CEO Grab Dianggap Pro Israel, Rp3,5 untuk Palestina Dianggap Pencitraan, Seruan Boikot Grab Menggema

Meski demikian, polisi belum berani menyimpulkan penyebab kematian mahasiswi kedokteran hewan tersebut lantaran hasil autopsi.

Berikut ini isi 2 surat mahasiswi Unair Caroline Angelica yang bunuh diri dalam mobil:

 

Surat Pertama

Dear Mama

Terima kasih selama ini telah melindungiku. Tetapi sekarang perlindunganmu terasa sia-sia. Aku tak pernah membuat keputusanku sendiri dalam hidup ini. Sekarang inilah bagaimana aku menunjukkan kebebasanku.

Baca Juga: Unggahan Istri CEO Grab jadi Malapetaka, Langsung Donasi Rp3,5 Miliar untuk Rakyat Palestina

Aku memilih apa yang aku pilih dalam hidup ini. Aku tak melihat masa depan untukku. Aku tahu bagaimana kau mencintaiku. Ini bukan salahmu. Aku tidak menyalahkanmu. Maaf aku tak bisa mencintaimu kembali. Maaf aku tak dapat melindungimu.

Dear saudara laki-laki dan perempuanku

Aku berharap kalian tak berakhir seperti aku. Kalian mungkin melihat aku sebagai anak yang cerdas. Aku nggak secerdas itu. Aku adalah seorang yang bodoh yang tak pernah melihat dunia sebenarnya.

Aku telah buta selama ini dan telah memberi kalian semua harapan palsu. Dunia ini kejam. Ingat itu. Aku mencintai kalian. Tapi aku tak bisa melakukannya lagi sejak aku berhenti berharap. Sudah terlambat sekarang.

Baca Juga: Letkol Piper

Jika seluruh dunia mempertanyakan, aku tak melihat ada harapan. Aku ingin bertahan di sana.

 

Surat kedua

Dear Paman

Terima kasih telah membuka mataku untuk melihat dunia yang kejam ini. Tetapi bocah bodoh dan rapuh yang kamu cintai ini tak bisa berdamai dengan kenyataan. Aku memilih kabur. Maaf aku pengecut. Aku tak cerdas aku tak bijaksana. Kamu salah melihatku. Aku melihat tak ada masa depan dan juga kesuksesan.

Baca Juga: Motif Arief Hina Pendukung Palestina Terungkap, Ingin Jadi Artis Terkenal, Tapi Kadang Bicaranya Ngawur

Dear sahabat

Kalian begitu kuat dan berani. Aku berharap bisa seperti kalian. Tapi kalian tahu, aku lemah. Tak punya motivasi. Aku berharap kalian bahagia selamanya. Aku tahu kalian bisa. Maafkan aku. Aku sayang kalian.

Bila setiap orang pernah menjumpaiku. Bila aku salah, bunuh saja aku. Untuk dunia. ya, kamu telah menumbuhkan kegagalan, generasi lemah.

Hidup segan mati tak mau? Aku memilih untuk mati.

Baca Juga: Arief Penghina Pendukung Palestina Tak Ada Otak Akhirnya Minta Maaf, Dijemput Keluarga dari Kantor Polisi

Itulah informasi isi 2 surat yang ditinggalkan mahasiswi Unair Caroline Angelica yang bunuh diri dalam mobil.***