POJOKSATU.ID - Rekrutmen Bersama BUMN 2026 dikabarkan akan membuka kuota lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Isu kenaikan formasi ini langsung menjadi perhatian jutaan pencari kerja yang menunggu peluang masuk perusahaan pelat merah.

Setiap tahun, rekrutmen BUMN memang selalu menjadi magnet besar.

Ribuan posisi diperebutkan ratusan ribu hingga jutaan pelamar dari berbagai latar belakang pendidikan.

Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN vs CPNS 2026, Mana Lebih Menguntungkan? Ini Perbandingan Gaji, Status dan Karier

Lalu sektor apa saja yang diprediksi membuka lowongan paling banyak pada 2026?

Berikut analisis lengkapnya berdasarkan tren kebutuhan industri BUMN dalam beberapa tahun terakhir.

Sektor Energi dan Pertambangan Masih Jadi Tulang Punggung

Sektor energi diperkirakan kembali menjadi penyumbang lowongan terbesar.

Perusahaan seperti Pertamina Group, PLN, hingga holding pertambangan MIND ID terus melakukan ekspansi dan transformasi bisnis.

Baca Juga: Contoh 9 Film Korea Terbaru yang Wajib Ditonton, Alurnya Bikin Deg-degan dan Baper Sekaligus

Transisi energi, pengembangan energi baru terbarukan (EBT), hingga proyek hilirisasi mineral mendorong kebutuhan tenaga kerja baru di bidang:

  • Teknik mesin dan elektro

  • Teknik pertambangan dan geologi

  • Teknik lingkungan

  • Data analyst dan digital engineer

Kebutuhan talenta muda di sektor ini dinilai meningkat seiring proyek strategis nasional yang terus berjalan.

Perbankan dan Jasa Keuangan Tetap Agresif

BUMN sektor perbankan seperti Bank Mandiri, BRI, dan BNI secara konsisten membuka formasi besar setiap rekrutmen bersama.

Transformasi digital perbankan membuat kebutuhan tidak hanya di bidang keuangan, tetapi juga:

  • IT dan cybersecurity

  • Digital product development

  • Business analyst

  • Marketing dan relationship manager

Baca Juga: Platform Al Permudah Produksi Konten Bagi Usaha Online dan UMKM

Perbankan BUMN juga dikenal memiliki program Officer Development Program (ODP) yang diminati fresh graduate karena jenjang kariernya cepat dan kompetitif.

Sektor Transportasi dan Infrastruktur

Pembangunan infrastruktur yang terus berlangsung membuat sektor transportasi dan logistik BUMN tetap membutuhkan tenaga baru.

Beberapa perusahaan yang rutin membuka lowongan besar antara lain:

  • PT KAI

  • Angkasa Pura

  • Pelindo

  • Jasa Marga

Bidang yang banyak dibutuhkan meliputi teknik sipil, manajemen transportasi, logistik, hingga operasional lapangan.

Sektor Telekomunikasi dan Digital

Digitalisasi BUMN mendorong peningkatan kebutuhan talenta di bidang teknologi.

Telkom Indonesia dan anak usahanya, termasuk Telkomsel, sering membuka posisi di bidang:

  • Software engineering

  • Cloud computing

  • Artificial intelligence

  • Data science

Baca Juga: UPI Terima Hibah Beasiswa Pemprov Jabar, 215 Mahasiswa Kurang Mampu Berprestasi Terbantu

Transformasi menuju ekosistem digital menjadi fokus utama BUMN ke depan, sehingga peluang di sektor ini diperkirakan meningkat pada 2026.

Apakah Kuota 2026 Benar-Benar Naik?

Secara resmi, pengumuman kuota Rekrutmen Bersama BUMN 2026 biasanya disampaikan melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dan Kementerian BUMN.

Namun melihat tren sebelumnya, jumlah partisipasi BUMN cenderung meningkat setiap tahun, terutama setelah pandemi ketika ekspansi bisnis kembali agresif.

Jika kuota benar naik, peluang tentu semakin terbuka. Meski demikian, persaingan tetap ketat karena minat pelamar juga terus melonjak.

Strategi Menghadapi Persaingan Ketat

Agar peluang lolos semakin besar, pelamar perlu:

  1. Memahami nilai AKHLAK sebagai core values BUMN.

  2. Mempersiapkan Tes Kemampuan Dasar dan tes bahasa Inggris.

  3. Menguasai wawancara berbasis kompetensi.

  4. Menyesuaikan CV dengan kebutuhan sektor yang dilamar.

Menentukan sektor yang paling relevan dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman juga menjadi faktor penting.

Peluang Emas atau Sekadar Ramai Peminat?

Kabar kenaikan kuota tentu menjadi angin segar.

Namun yang lebih penting adalah kesiapan kandidat menghadapi sistem seleksi berbasis merit dan kompetensi.

Baca Juga: Otorita IKN Pastikan Pelayanan Dasar Siap, Dukung ASN Pindah dan Bekerja Tenang di Nusantara

Sektor energi, perbankan, infrastruktur, hingga digital diprediksi menjadi penyumbang lowongan terbanyak pada Rekrutmen Bersama BUMN 2026.

Bagi pencari kerja, memahami tren kebutuhan sektor sejak awal bisa menjadi strategi cerdas untuk meningkatkan peluang lolos seleksi.***