Usai Bantu Pacar Melarikan Diri dari Lapas Cipinang, Begini Nasib Yuanita

POJOKSATU.id, JAKARTA- Kepala Rutan Cipinang Oga G. Darmawan menegaskan, naraoidana narkoba bernama Muhamad Said yang kabur dari Rutan Cipinang penanganganannya sudah diserahkan ke Polda Metro Jaya.


“Penanganan sudah kami serahkan kepada pihak Polda Metro ya,” kata Oga saat dihubungi Pojoksatu.id, Selasa (11/12).

Adapun nasib kekasih pelaku bernama Yuanita  yang bekerja sebagi TU di Rutan Cipinang sudah dilalukan penahanan di rutan Polda Metro Jaya.

Wanita yang diduga berperan membantu pelaku melarikan diri dari Rutan Cipanang itu bisa terancam Pasal 223 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP tentang upaya membantu kaburnya tahanan dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan penjara.


“Sudah kita serahkan ke Polda ya, sudah hari Sabtu ditahan,” ujarnya.

Di tempat terpisah Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono membenarkan penahanan pelaku. Namun ia belum bisa berkomentar panjang terkait hukuman yang akan dikenakan terhadap oknum pegawai TU Lapas Cipinang itu.

“Sudah. Saya cek dulu lagi ya,” ungkap Argo di Polda Metro Jaya.

Sebagaimana diketahui, pelaku Muhamad Said melarikan diri pada Jumat (7/12/2018) malam. Said kini menjadi buronan polisi. Ia belum divonis karena masih menjalani persidangan.

Ia kabur dengan masuk ke mobil yang dikemudikan oknum pegawai yang juga kekasihnya itu.

Sebenarnya, petugas lain melarangnya membaw masuk
mobil ke Rutan. Namun ia memaksa dengan alasan akan mengangkut dipenser.

Said menyelinap masuk dari pintu belakang mobil yang tak dikuci. Ia sembunyi di bagian bawah bangku belakang. Sebagai pacar, Said menjanjikan uang Rp2 miliar bila bersedia membantunya kabur dari Rutan.

(fir/pojoksatu)